**45 Drone Tempur Israel Tawarkan ke UEA, Dokumen Rahasia Bocor** Israel tengah menawarkan 45 unit drone canggih kepada Uni Emirat Arab (UEA) dengan nilai sekitar Rp21 triliun. Dokumen internal perusahaan pertahanan Israel, Elbit Systems, yang diduga bocor, mengungkap penjualan besar-besaran persenjataan canggih kepada UEA. **Momen Penentu di Menit Akhir** Serangan rudal balistik dan drone yang dilancarkan kelompok Ansarallah (Houthi) Yaman pada 17 Januari 2022, menewaskan tiga orang dan menghantam fasilitas minyak dan Bandara Internasional Abu Dhabi. Dua bulan setelah serangan itu, Elbit Systems disebut menyiapkan proposal untuk memasok enam drone Hermes 900 yang dirancang meningkatkan kemampuan pengawasan perbatasan, mendeteksi peluncuran rudal dan drone, serta mendukung operasi keamanan internal. Proposal awal itu bernilai sekitar 180 juta dolar AS, namun kemudian berkembang menjadi rencana pembelian 15 sistem atau 45 drone, dengan nilai sekitar 1,3 miliar dolar AS. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dokumen lain yang diberi judul “SIGINT Wish List” menunjukkan UEA juga mengincar empat pesawat intelijen khusus yang dilengkapi kemampuan pengumpulan intelijen elektronik, penyadapan komunikasi, operasi siber, peperangan elektronik, dan pengintaian visual. Drone Baru Ditawarkan Sebelum Diluncurkan Salah satu temuan menarik dalam dokumen tersebut adalah penawaran drone generasi terbaru Hermes 650 kepada UEA pada Maret 2023, hampir setahun sebelum produk itu diperkenalkan secara resmi kepada publik. Proposal itu bahkan menawarkan produksi komponen di dalam negeri Emirat sebagai bagian dari upaya UEA membangun industri pertahanan domestiknya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kebutuhan mendesak UEA muncul setelah serangan rudal balistik dan drone yang dilancarkan kelompok Ansarallah (Houthi) Yaman pada 17 Januari 2022. Dokumen yang bocor menunjukkan bahwa UEA tengah membangun industri pertahanan domestiknya dengan membeli sistem-sistem canggih dari Israel. Penjualan 45 unit drone Hermes 900 dan empat pesawat intelijen khusus ke UEA akan meningkatkan kemampuan militer negara tersebut dan mengubah hubungan militer Israel dan UEA yang berkembang jauh lebih dalam dibanding yang selama ini diketahui publik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Penjualan persenjataan canggih dari Israel kepada UEA menunjukkan bahwa kedua negara tengah memperkuat hubungan militer mereka. Namun, penjualan ini juga menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan regional dan potensi konflik antara Israel dan Iran. UEA harus siap menghadapi konsekuensi dari penjualan persenjataan canggih ini dan memastikan bahwa sistem-sistem tersebut tidak digunakan untuk melanggar hukum internasional.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/news/1037456/dokumen-rahasia-bocor-israel-diduga-tawarkan-45-drone-tempur-ke-uea-senilai-rp21-triliun, without altering the facts of the original article.