**Bayi Selamat dengan IMD dan Kolostrum, AIMI Aceh Edukasi Keluarga tentang Manfaatnya** **Pembuka** Bayi menyusui sejak hari pertama kehidupan bukan sekadar memenuhi kebutuhan gizi bayi, tetapi juga dapat menyelamatkan nyawa. Menurut penelitian, pemberian ASI sejak hari pertama mampu menurunkan kematian neonatal hingga 16%, bahkan menurunkan risiko kematian bayi hingga 22% apabila menyusui dimulai dalam satu jam pertama setelah kelahiran. **Momen Penentu di Menit Akhir** Pada Rabu, 5 Agustus 2026, Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Daerah Aceh bekerja sama dengan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) dan POGI Aceh menyelenggarakan penyuluhan bertajuk “ASI Emas di Detik Pertama: Fondasi Superhero Seumur Hidup” dalam rangka Pekan Menyusui Dunia (World Breastfeeding Week/WBW) 2026. Sekitar 30 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, ayah, nenek, serta keluarga pasien mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut materi yang disampaikan oleh dr. Niken Asri Utami, Sp.OG., Subsp.KFM., FISOG, IBCLC, Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah proses membiarkan bayi melakukan kontak kulit dengan ibu segera setelah lahir selama sedikitnya satu jam sehingga bayi dapat menemukan puting susu dan mulai menyusu secara alami. Selain meningkatkan keberhasilan menyusui, IMD membantu menjaga suhu tubuh bayi, mempercepat adaptasi terhadap lingkungan baru, memperkuat ikatan ibu dan bayi, merangsang produksi ASI, serta meningkatkan keberhasilan menyusui dalam jangka pendek maupun jangka panjang. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam penyuluhan tersebut, dr. Niken juga menekankan pentingnya kolostrum, yaitu ASI pertama yang sering disebut sebagai “ASI emas”. Kolostrum mengandung jutaan sel imun hidup, antibodi, dan berbagai komponen bioaktif yang berfungsi sebagai pelindung pertama bayi terhadap infeksi, mendukung perkembangan otak, serta menjaga kesehatan saluran cerna. Ia mengingatkan bahwa kolostrum bukan sekadar makanan pertama, tetapi merupakan “vaksin pertama” yang telah dipersiapkan bagi bayi sejak awal kehidupan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan kuis yang diikuti antusias oleh peserta. AIMI Aceh juga menyediakan makanan ringan sehat serta doorprize sebagai bentuk apresiasi bagi peserta yang aktif mengikuti seluruh rangkaian penyuluhan. Salah seorang peserta, Rina, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru melalui kegiatan tersebut. “Saya pernah memiliki bayi prematur dan sebelumnya banyak mendengar mitos tentang menyusui yang ternyata tidak benar. Setelah mengikuti penyuluhan ini, saya menjadi lebih memahami pentingnya IMD dan kolostrum. Pengetahuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan keluarga agar lebih siap mendukung proses menyusui,” ujarnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/nanggroe/1037452/imd-dan-kolostrum-selamatkan-bayi-sejak-detik-pertama-aimi-aceh-edukasi-keluarga-di-rsudza, without altering the facts of the original article.