Tanpa Suporter, PSM Makassar Jalani Sanksi Komdis PSSI di Arema FC dan Persita
PSM Makassar telah menjalani sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI, yang menyebabkan mereka tidak dapat menyelenggarakan pertandingan di stadion mereka sendiri dengan penonton. Sanksi ini diberikan karena kericuhan yang terjadi saat mereka bermain melawan Persib Bandung pada pekan 33 Super League 2025/2026.
Momen Penentu di Menit Akhir: Kronologi Kejadian
PSM Makassar berjuang sendiri di markas mereka di Stadion BJ Habibie, Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Stadion ini berada 150 kilometer ke arah utara Kota Makassar, Ibu Kota Provinsi Sulawesi Selatan. Mereka melakoni dua pertandingan home tanpa suporter saat melawan Arema FC dan Persita Tangerang. Pertandingan pertama melawan Arema FC dilakukan pada pekan kedua Super League, Minggu (13/9/2026), sementara pertandingan kedua melawan Persita Tangerang dilakukan pada pekan ketiga, Sabtu (19/9/2026). Sebelum melakoni dua laga kandang tersebut, PSM lebih dulu bertandang menghadapi juara bertahan Persib Bandung pada pekan pertama Super League. Duel kedua tim dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kabupaten Bandung, Jawa Barat (Jabar), Minggu (6/9/2026).
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Sanksi Komdis PSSI ini tertuang dalam Surat Komdis PSSI Nomor 282/L/SK/KD-PSSI/V/2026. Surat ini menyebutkan bahwa PSM Makassar diberikan sanksi dilarang menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak dua pertandingan saat menjadi tuan rumah pada kompetisi diikuti pada musim 2026/2027. Sanksi ini diberikan karena PSM Makassar melanggar Pasal 70 Ayat 1, Ayat 2 juncto (Jo) lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Tanpa dukungan suporter, PSM Makassar akan menghadapi tantangan besar dalam menjalani sisa kompetisi. Pemain mereka tidak akan memiliki semangat yang dibakar oleh dukungan suporter di stadion. Selain itu, PSM Makassar juga harus menghadapi kenyataan bahwa mereka tidak dapat menyelenggarakan pertandingan di stadion mereka sendiri dengan penonton. Hal ini akan mempengaruhi kemampuan tim dalam menjalani sisa kompetisi dan mempersiapkan diri untuk musim berikutnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
PSM Makassar harus menemukan jalan untuk mengatasi sanksi ini dan kembali menjadi tim yang kuat di lapangan. Mereka harus bekerja keras untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mengembangkan strategi yang efektif untuk menghadapi lawan-lawan mereka. Dengan kerja keras dan dedikasi, PSM Makassar dapat mengatasi sanksi ini dan kembali menjadi tim yang kuat di lapangan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/sport/1846612/jalani-sanksi-komdis-pssi-psm-makassar-tanpa-suporter-saat-jamu-arema-fc-dan-persita, without altering the facts of the original article.