Berikut adalah kronologi gempa bumi yang terjadi di Maluku Utara, Kamis (13/8/2026) pagi.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pukul 06.48 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi berkekuatan magnitudo 3,0 yang mengguncang wilayah Maluku Utara.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
1. Gempa terjadi pada koordinat 1,32 Lintang Utara (LU) dan 126,36 Bujur Timur (BT), berjarak sekitar 126 kilometer arah Barat Laut Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. 2. Kedalaman pusat gempa mencapai 11 kilometer di bawah permukaan laut. 3. BMKG memberikan catatan bahwa informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.
Apa Artinya Ini ke Depan?
BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik. Meskipun gempa magnitudo kecil tidak terasa oleh masyarakat, namun penting bagi BMKG untuk melaporkan terjadinya gempa tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
BMKG akan terus memantau kegiatan vulkanik di wilayah Maluku Utara dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan siap menghadapi kemungkinan gempa bumi atau aktivitas vulkanik lainnya. BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik. Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran. Dengan demikian, BMKG akan terus meningkatkan kemampuan deteksi gempa bumi dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://manado.tribunnews.com/news/1888313/bmkg-laporkan-gempa-magnitudo-30-di-barat-laut-jailolo-halmahera-malut-kamis-13-agustus-2026, without altering the facts of the original article.