Suami menembak istri di Kabupaten Mesuji, Lampung Utara, pada Selasa (11/8/2026). Korban, Yanti, merupakan eks istri tersangka Abu Rohman. Kejadian ini membongkar persoalan jaringan peredaran dan pembuatan senjata api (senpi) rakitan di wilayah tersebut.
APA YANG TERJADI
Kasus kekerasan rumah tangga berdarah ini terjadi di Pasar Desa Wiralaga I, Kabupaten Mesuji, Lampung Utara. Tersangka Abu Rohman, diduga kuat mendatangi korban Yanti setelah korban menolak ajakan untuk rujuk atau kembali membina rumah tangga bersama. Pelaku nekat melukai korban menggunakan senjata api rakitan yang diperolehnya dari jaringan lokal. Senjata api yang digunakan pelaku dipastikan berkaitan erat dengan peredaran senpi ilegal lokal.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
– Senjata api yang digunakan pelaku untuk melukai korban dipastikan berkaitan erat dengan peredaran senpi ilegal lokal. – Senjata api yang digunakan untuk menembak korban dibuang di Sungai Wiralaga dan didapatkan dari Kampung Sungai Ceper. – Kampung Sungai Ceper dikenal sebagai salah satu titik atau pusat pembuatan senpi rakitan yang kerap memasok senjata ke berbagai wilayah.
Mengapa & Dampak
Kondisi geografis Kabupaten Mesuji yang didominasi oleh perairan membuat mobilitas masyarakat di sejumlah wilayah sangat bergantung pada jalur sungai. Wilayah-wilayah tersebut meliputi sepanjang aliran Sungai Ceper, Wiralaga I, Wiralaga II, Sungai Badak, hingga kawasan Nipah Kuning yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Sebagian warga di wilayah perairan ini kerap menyimpan senpi rakitan dengan dalih sebagai alat perlindungan diri.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Keberadaan dan kepemilikan senpi rakitan di tengah masyarakat sangat membahayakan serta memicu peningkatan risiko terjadinya tindak kriminalitas dan kekerasan bersenjata. Pihak kepolisian menegaskan bahwa keberadaan senpi rakitan harus diatasi dengan lebih serius. Kapolsek Tanjung Raya, Iptu Dwi Endrianto, mengajukan permintaan kepada Kapolres Lampung Utara untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap jaringan peredaran dan pembuatan senpi rakitan di wilayah tersebut.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Peristiwa penembakan ini merupakan contoh dari kekerasan rumah tangga yang masih berlangsung di wilayah tersebut. Dengan demikian, pihak kepolisian harus terus melakukan penyelidikan dan upaya untuk mengatasi kasus kekerasan rumah tangga dan jaringan peredaran senpi rakitan di wilayah tersebut. Selain itu, pihak kepolisian juga harus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya keberadaan senpi rakitan dan pentingnya mengatasi kasus kekerasan rumah tangga.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1215910/tragedi-suami-tembak-eks-istri-ungkap-rahasia-pembuatan-senpi-rakitan-di-mesuji, without altering the facts of the original article.