Samuel Sekuritas Pangkas Target IHSG ke 7.500, Intip Saham Jagoannya
Berita Hari Ini – 21 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi mengalami penurunan dalam waktu dekat, seiring dengan penyesuaian target oleh Samuel Sekuritas yang kini menetapkan target baru di level 7.500. Penyesuaian ini mencerminkan kondisi pasar yang lebih dinamis dan potensi aliran dana yang masih belum signifikan dari investor asing.
Analis dari Samuel Sekuritas, Ivan Rosanova, mengungkapkan bahwa IHSG berpotensi menembus level support di angka 6.267. Jika hal ini terjadi, IHSG bisa mengalami tren penurunan lebih lanjut. Sementara itu, indikator teknikal menunjukkan adanya momentum bullish, sehingga ada harapan untuk rebound di level resistance 6.545. Beberapa level support dan resistance yang diperhatikan adalah:
| Level | Support | Resistance |
|---|---|---|
| 1 | 6.267 | 6.545 |
| 2 | 6.042 | 6.700 |
| 3 | 5.887 | 6.835 |
Dalam konteks ini, beberapa saham menjadi sorotan, di antaranya adalah:
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan target harga Rp 484.
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) dengan target harga Rp 7.950.
- PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dengan target harga Rp 845.
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan target harga Rp 540.
- PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan target harga Rp 1.510.
Meski IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.330 hingga 6.490, Samuel Sekuritas tetap optimis dengan potensi kenaikan di kuartal III 2026, yang bisa mencapai antara 6.500 hingga 7.000. Hal ini dipengaruhi oleh aliran dana masuk dari investor asing yang diharapkan dapat meningkat seiring dengan stabilitas pasar.
Rully Arya Wisnubroto, Kepala Riset dan Ekonom PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, juga mengungkapkan bahwa kondisi inflow saat ini belum memberikan dampak signifikan terhadap IHSG. Namun, proyeksi optimis tetap ada, tergantung pada kestabilan situasi politik dan ekonomi domestik.
Di sisi lain, pasar juga harus mewaspadai tekanan yang dihadapi oleh beberapa saham, termasuk PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) yang mengalami penurunan 14,79% sepanjang tahun ini. Meskipun demikian, Samuel Sekuritas melihat peluang bagi investor jangka panjang pada saham ini, dengan target harga Rp 4.700.
Dengan demikian, meskipun IHSG menghadapi tantangan, ada peluang di tengah ketidakpastian yang ada. Para investor disarankan untuk tetap memperhatikan rekomendasi dari para analis dan melakukan analisis mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.