2 September 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Rencana Malioboro Jadi Zona Pejalan Kaki Sepenuhnya memicu protes, saat lansia kesulitan lewat portal berwarna hijau‑kuning. Cari tahu apa dampak nyata bagi pengunjung!

Rencana Malioboro Jadi Zona Pejalan Kaki Sepenuhnya menimbulkan protes setelah video lansia kesulitan melewati portal di jalan sirip menjadi viral.

Video Viral Memunculkan Kritik Terhadap Desain Portal

Video yang diunggah akun Instagram @jogja_admin memperlihatkan seorang wanita lanjut usia, seorang lansia berkursi roda, berjuang melewati portal berwarna hijau‑kuning di jalan Sosrowijayan, bagian Malioboro. Dalam rekaman tersebut, lansia tersebut tampak dibantu oleh sanak keluarga dan beberapa warga sekitar. Meski tidak dijelaskan kapan tepatnya kejadian terjadi, video tersebut menunjukkan lansia berhasil melewati portal, namun prosesnya sangat melelahkan.

Di video terlihat bahwa para pejalan kaki harus membungkuk sangat rendah atau melompati pagar pembatas agar dapat melintas. Lansia tersebut, yang menggunakan kursi roda, tidak dapat melewati portal tersebut tanpa bantuan. Seorang penonton menegaskan, “Tidak ada akses sama sekali bagi penyandang disabilitas, pengguna kursi roda pun mustahil untuk melintas.”

Pengunggah video menambahkan keterangan bahwa “Pejalan kaki terpaksa membungkuk sangat rendah atau melompati pagar pembatas agar bisa melintas. Orang tua dan juga lansia pun kesulitan melewati. Tidak ada akses sama sekali bagi penyandang disabilitas, pengguna kursi roda pun mustahil untuk melintas.”

Harapan masyarakat, pihak terkait mengkaji ulang kebijakan pemasangan portal tersebut. “Jika memang perlu ada pembatasan, buatkanlah desain yang tetap ramah dan bisa dilalui oleh semua kalangan,” tambah keterangan dalam unggahan tersebut.

Reaksi Pihak Berwenang

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DIY Chrestina Erni Widyastuti berjanji melakukan evaluasi terhadap situasi ini. Meski begitu, Erni mengaku tidak mengetahui detail terkait kejadian itu. “Maturnuwun infonya ya, nanti kami diskusi lagi sebagai langkah evaluasi ya,” kata Erni saat dihubungi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Lucia Daning, juga mengakui bahwa rencana Malioboro menjadi zona pejalan kaki sepenuhnya memang sedang dipertimbangkan. Namun, ia menegaskan bahwa keputusan akhir masih memerlukan pertimbangan lebih lanjut terkait dampak sosial dan ekonomi, termasuk aksesibilitas bagi semua kalangan.

Dampak Sosial dan Ekonomi dari Rencana Malioboro Jadi Zona Pejalan Kaki Sepenuhnya

Rencana Malioboro menjadi zona pejalan kaki sepenuhnya bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman, bersih, dan nyaman bagi pengunjung. Namun, tanpa desain yang memadai, inisiatif ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas. Proses melewati portal yang tidak ramah dapat memicu kecelakaan, menghambat mobilitas, dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.

Selain dampak sosial, rencana ini juga dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi di kawasan Malioboro. Banyak pedagang kecil, pengrajin, dan pelaku usaha informal yang bergantung pada arus pejalan kaki. Jika akses menjadi terhambat, maka penurunan kunjungan dapat menurunkan pendapatan mereka. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi pihak berwenang yang harus menyeimbangkan antara tujuan kebersihan dan kenyamanan publik dengan kebutuhan ekonomi lokal.

Lebih jauh, jika portal tidak dirancang dengan mempertimbangkan standar universal design, maka inisiatif ini dapat menimbulkan ketidaksetaraan akses bagi kelompok tertentu. Hal ini bertentangan dengan prinsip inklusivitas dan dapat menimbulkan protes yang lebih luas dari masyarakat yang merasa dirugikan.

Reaksi Masyarakat dan Protes

Setelah video tersebut menjadi viral, banyak warga yang mengekspresikan ketidakpuasan melalui komentar di media sosial. Mereka menuntut agar pihak berwenang segera meninjau kembali desain portal dan mengimplementasikan solusi yang dapat mempermudah akses bagi semua kalangan, termasuk lansia, penyandang disabilitas, dan pengunjung umum.

Beberapa warga juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Mereka berpendapat bahwa rencana Malioboro menjadi zona pejalan kaki sepenuhnya harus didiskusikan secara terbuka dengan melibatkan semua stakeholder, termasuk pedagang, pengunjung, dan kelompok masyarakat berusia lanjut.

Langkah Evaluasi dan Tindak Lanjut

Kepala Dinas Perhubungan DIY menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara komprehensif. Evaluasi tersebut akan mencakup analisis dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan dari rencana Malioboro menjadi zona pejalan kaki sepenuhnya. Selain itu, evaluasi juga akan mempertimbangkan standar aksesibilitas internasional dan rekomendasi dari ahli desain universal.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja menyatakan bahwa rencana ini masih dalam tahap diskusi. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk memastikan bahwa rencana tersebut tidak mengganggu aktivitas ekonomi di kawasan Malioboro. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebersihan, keamanan, dan aksesibilitas bagi semua pengunjung.

Kesimpulan

Rencana Malioboro Jadi Zona Pejalan Kaki Sepenuhnya menimbulkan protes setelah video lansia kesulitan melewati portal menjadi viral. Video tersebut menyoroti pentingnya desain akses yang ramah bagi semua kalangan, terutama bagi lansia dan penyandang disabilitas. Pihak berwenang telah berjanji melakukan evaluasi dan mempertimbangkan dampak sosial serta ekonomi. Proses ini menunjukkan bahwa inisiatif ruang publik harus melibatkan partisipasi masyarakat dan memperhatikan prinsip universal design agar dapat memberikan manfaat bagi semua.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8641044/menuju-malioboro-full-pedestrian-portal-malah-susahkan-lansia, without altering the facts of the original article.

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *