Sassuolo Meraih Kejutan di Coppa Italia, Perkuat Skuad dengan Caleta-Car, Siap Hadapi Juventus
Berita Hari Ini – 03 September 2026 | Sassuolo menorehkan kemenangan tak terduga di laga Coppa Italia melawan Frosinone, membawa timnya ke babak enam belas final dan menunggu pertemuan dengan Juventus. Keberhasilan ini menegaskan strategi klub dalam memanfaatkan peluang di kompetisi domestik sekaligus menyiapkan skuad untuk musim penuh tantangan.
Perlombaan Awal: Sassuolo vs Frosinone
Di Mapei Stadium, kedua tim memulai pertandingan dengan pemain cadangan, namun Sassuolo memanfaatkan tempo awal untuk mencetak gol pertama. Benjamin Dominguez, yang baru saja bergabung dari Bologna, mengukir gol di menit ke-36. Gol ini memberikan keunggulan mental bagi Sassuolo, meski Frosinone tetap berusaha menutup jarak.
Frosinone menunjukkan ketahanan dengan serangan balasan, menampilkan Bobcek dan Hasa yang berusaha mengubah dinamika pertandingan. Namun, ketika waktu habis, tidak ada penambahan waktu, sehingga kedua tim langsung beralih ke penembakan penalti.
Penembakan Penalti: Hasil Memecah Ketenangan
Bobcek, Berardi, Fayed, Esposito, Zerbin, dan Thorstvedt dari Frosinone berhasil menembak, namun Amey gagal menembus gawang. Di sisi Sassuolo, Bakola menembak sukses, sedangkan Hasa gagal menutup peluang, sehingga Sassuolo berhasil meloloskan Frosinone lewat rekor 5-4 di penembakan penalti.
Gol dan ketepatan penyerang menandai kemenangan yang disambut hangat oleh suporter, sekaligus membuka jalur bagi Sassuolo menuju pertemuan dengan klub legendaris Juventus di babak enam belas final.
Menunggu Juventus: Strategi dan Ekspektasi
Dengan kemenangan ini, Sassuolo memanfaatkan momentum positif yang didapat dari kemenangan 2-1 atas Torino di Serie A. Keberhasilan di kompetisi domestik menunjukkan bahwa tim dapat bersaing di dua arena sekaligus. Menyadari pentingnya persiapan, pelatih Alberto Aquilani menekankan perlunya kebugaran fisik dan mental bagi pemain inti untuk menghadapi Juventus.
Transfer Besar: Duje Caleta-Car dan Ibrahim Sulemana
Di hari terakhir pasar transfer musim panas 2026, Sassuolo menandatangani bek nasional Kroasia, Duje Caleta-Car, dari Olympique Lyonnais. Caleta-Car, berusia 29 tahun, menambah kedalaman lini belakang yang sudah dipimpin oleh Jay Idzes. Sebelumnya, Caleta-Car pernah bermain di klub-klub besar seperti RB Salzburg, Southampton, Olympique Marseille, dan Real Sociedad. Pengalaman internasionalnya, termasuk 38 penampilan di Piala Dunia 2026, menambah nilai strategis bagi Sassuolo.
Selain itu, klub juga mengamankan pemain tengah Ibrahim Sulemana dari Atalanta. Sulemana masuk sebagai pinjaman dengan opsi pembelian akhir musim, estimasi nilai 7 juta euro (sekitar Rp130 miliar). Transfer ini diharapkan memperkuat lini tengah dan menambah opsi taktik pelatih.
Berikut adalah ringkasan transfer lain yang terjadi pada hari terakhir pasar:
| Perpindahan | Tujuan |
|---|---|
| Edoardo Iannoni | Hellas Verona |
| Filippo Missori | Avellino (pinjaman) |
| Tommaso Macchioni | Carrarese (pinjaman) |
| Kevin Miranda | Cerignola (pinjaman) |
| Fabrizio Caligara | Catania (penjualan) |
| Patrick Nuamah | Sabadell FC (pinjaman) |
Transfer ini menunjukkan kebijakan manajerial yang aktif, menyeimbangkan kebutuhan skuad dengan keuangan klub.
Pengaruh di Piala Dunia 2026
Keberadaan Caleta-Car di Sassuolo juga memberi dampak positif bagi reputasi klub di kancah internasional. Sebagai bagian dari skuad Kroasia di Piala Dunia 2026, ia membawa pengalaman kompetisi besar ke lapangan domestik, yang dapat meningkatkan kualitas permainan tim.
Kesimpulan
Dengan kemenangan mengejutkan di Coppa Italia dan langkah strategis dalam transfer, Sassuolo menunjukkan kesiapan menghadapi tantangan di Serie A dan kompetisi domestik. Keberhasilan di penalti melawan Frosinone menegaskan mental juara, sementara pertemuan berikutnya dengan Juventus diharapkan menjadi puncak musim ini. Di sisi lain, perekrutan bek kelas dunia dan pemain tengah berbakat menandai fase pembangunan jangka panjang klub. Semua elemen ini memperkuat posisi Sassuolo sebagai tim yang kompetitif di Italia dan siap bersaing di kancah internasional.