China Masters 2026: China Menangkan Semua Gelar, Indonesia Gagal Menjadi Juara
Berita Hari Ini – 07 September 2026 | Di malam minggu, 6 September 2026, China Masters di Shenzhen menutup babak final dengan kemenangan meriah dari China dan Chinese Taipei. Lima gelar, yakni ganda campuran, ganda putri, tunggal putri, tunggal putra, dan ganda putra, semuanya dimenangkan oleh pasangan yang berasal dari dua negara tersebut. Indonesia tidak berhasil menorehkan satu pun gelar, meskipun para pejuang Merah Putih tetap menunjukkan semangat juang.
Hasil Final China Masters 2026
- Ganda Campuran: Ma Xi Xiang & Qin Hui Zhi (China) mengalahkan Liao Pin Yi & Zhang Jia Han (China) 21-18, 19-21, 21-16.
- Ganda Putri: Liao Li Xi & Shen Shi Yao (China) menjuarai melawan Chou Yun An & Ruo Hsuan Ko (Chinese Taipei) 21-10, 21-13.
- Tunggal Putri: Xu Wen Jing (China) menaklukkan Mansi Singh (India) 21-15, 21-9.
- Tunggal Putra: Penghuni final belum disebutkan, namun tidak ada pemain Indonesia di babak final.
- Ganda Putra: Sabar Karyaman Gutama & Moh Reza Pahlevi Isfahani (Indonesia) mencapai perempat final namun dikalahkan Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn & Tan Wee Kiong (Malaysia) 17-21, 21-16, 19-21.
Performa Pebulu Tangkis Indonesia di China Masters 2026
- Jonatan Christie: Tumbang pada babak kedua melawan Jason Gunawan (Hong Kong) 16-21, 16-21.
- Leo Rolly Carnando & Daniel Marthin: Kalah 21-14, 16-21, 19-21 melawan Takumi Nomura & Yuichi Shimogami (Jepang).
- Ali Faathir Rayhan & Devin Artha Wahyudi: Defeat 16-21, 19-21 oleh Tee Kai Wun & Yap Roy King (Malaysia).
- Sabar Karyaman Gutama & Moh Reza Pahlevi Isfahani: Menyentuh perempat final, kalah 19-21 di game ketiga melawan Nur Mohd Azriyn Ayub Azriyn & Tan Wee Kiong.
Rekaman Capaian Indonesia di China Masters 2019‑2026
| Tahun | Prestasi Terbaik | Catatan |
|---|---|---|
| 2019 | Juara (Marcus/Kevin) | Menang 21-17, 21-9 vs Jepang. |
| 2023 | Perempat Final | Leo/Daniel & Pramudya/Yeremia tersingkir. |
| 2024 | Final (Jonatan & Sabar) | Kalah 15-21, 13-21 dan 16-21, 16-21. |
| 2025 | Semifinal (Fajar/Shohibul) | Kalah 13-21, 17-21 vs Korea Selatan. |
| 2026 | Perempat Final (Sabar/Reza) | Kalah 17-21, 21-16, 19-21. |
Indonesia di Pontianak Indonesia Masters 2026
Turnamen Super 100 di Pontianak menampilkan dua pejuang tunggal putra, Dendi Triansyah dan Richie Duta Richardo. Dendi mencapai semifinal dengan mengalahkan Cheam June Wei (Malaysia), namun kalah 22-20, 10-21, 15-21 melawan Sun Chao (China). Richie menorehkan kemenangan di final Polytron Pontianak International Challenge, namun tersingkir di perempat final Indonesia Masters.
Di sisi ganda, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan & Patra Harapan Rindorindo gagal mencapai final ganda putra, kalah 21-19, 21-16 melawan pasangan Chinese Taipei di game penentuan. Sementara itu, China dan Chinese Taipei meraih semua gelar, menegaskan dominasi mereka di level Super 750.
Para pelatih PBSI menekankan pentingnya daya tahan bagi pemain tunggal putra setelah dua turnamen berturut-turut di Pontianak. Wiempie Mahardi mengajak para atlet untuk memperbaiki stamina dan mental, mengingat tantangan yang dihadapi di level tinggi.
Secara keseluruhan, Indonesia masih belum menemukan konsistensi di China Masters. Meskipun beberapa pemain berhasil menembus babak final, kemenangan masih terbelakangi oleh lawan negara lain. Sementara China terus memajukan programnya, mengukir prestasi di setiap turnamen. Ke depan, persiapan menuju Asian Games 2026 menjadi fokus utama PBSI agar pejuang Merah Putih dapat kembali bersaing di kancah internasional.