Antam Banjir Investasi: Harga Emas & Saham Melonjak, UBS Sekuritas Borong Saham Tertinggi
Berita Hari Ini – 10 September 2026 | Hari Kamis, 10 September 2026, pasar modal Indonesia merasakan dampak kuat dari kenaikan harga emas dunia dan aktivitas broker besar. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), perusahaan pertambangan dan penjualan emas, menunjukkan performa saham yang mengesankan, menembus rekor harga tertinggi baru di pasar lokal.
Pergerakan Saham ANTM dan Peran UBS Sekuritas
Setelah menutup perdagangan pada Rabu, ANTM melesat 3,91% menjadi Rp3.200 per saham. Pada siang hari Kamis, harga saham terus naik 4% dan mencapai Rp3.330 per saham. Kenaikan ini dipicu oleh transaksi borong besar oleh UBS Sekuritas, broker aktif yang memegang posisi net buy tertinggi. Rata‑rata harga beli UBS mencapai Rp3.159 per saham, dengan volume net value lebih dari Rp95 miliar hanya dalam satu sesi. CGS International Sekuritas menempati posisi kedua, menyalurkan pembelian net value Rp75 miliar dengan rata‑rata Rp3.170 per saham.
Harga Emas di Pegadaian: Antam Menjadi Merek Termahal
Harga emas di Pegadaian juga mencatat kenaikan signifikan. Pada 10 September, satu gram emas Antam dipatok Rp2.625.000, naik Rp15.000 dari hari sebelumnya. Emas Galeri24 dan UBS masing‑masing naik Rp14.000 dan Rp15.000 per gram. Data ini menegaskan posisi Antam sebagai produk emas termahal di antara ketiga merek Pegadaian.
Rincian Harga Emas Antam
| Ukuran | Harga per gram |
|---|---|
| 0,5 gram | Rp1.362.000 |
| 1 gram | Rp2.625.000 |
| 5 gram | Rp12.900.000 |
| 10 gram | Rp25.745.000 |
| 25 gram | Rp64.237.000 |
| 50 gram | Rp128.395.000 |
| 100 gram | Rp256.712.000 |
| 250 gram | Rp641.515.000 |
| 500 gram | Rp1.282.820.000 |
| 1.000 gram | Rp2.565.600.000 |
Harga buyback Antam pada hari tersebut ditetapkan Rp2.475.000 per gram, menunjukkan selisih sekitar Rp150.000 antara harga jual dan buyback.
Pengaruh Pasar Global terhadap Harga Emas Lokal
- Harga spot emas internasional berada di US$4.396,69 per ons, menunjukkan stabilitas meski berfluktuasi.
- Penguatan emas global 1,4% dan pelemahan dolar AS mendukung kenaikan harga di pasar domestik.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan harga minyak di atas US$100 per barel menambah ekspektasi kenaikan harga emas.
Reaksi Investor dan Prospek Masa Depan
Investor menilai pembelian borong besar oleh UBS sebagai indikasi kepercayaan terhadap prospek jangka panjang ANTM. Sementara itu, data inflasi AS yang akan dirilis menambah ketidakpastian; inflasi lebih rendah dapat mendorong harga emas lebih tinggi, sedangkan inflasi tinggi dapat menekan karena ekspektasi kenaikan suku bunga.
Di pasar lokal, Antam memegang posisi terdepan dalam penetapan harga emas di Pegadaian, sementara produk UBS dan Galeri24 menyesuaikan harga di bawahnya namun tetap menguat.
Secara keseluruhan, kombinasi kenaikan harga emas global, aktivitas borong saham besar, dan kebijakan fiskal menambah dinamika pasar. Antam menjadi fokus utama, baik bagi investor saham maupun pembeli emas, menandai periode bullish yang kuat di sektor pertambangan dan logam mulia.