Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya teknologi tepat guna dalam upaya mempercepat hilirisasi komoditas di Lampung pada seminar nasional IPTEK Terapan (SIPTEKTERA) yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Lampung, Sabtu, 29 Agustus 2026. Ia menyoroti bahwa inovasi sains terapan harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung transformasi digital demi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Visi Gubernur Mirzani tentang Teknologi Tepat Guna
Gubernur Mirzani menegaskan bahwa pembangunan Lampung tidak hanya mengandalkan penemuan baru, melainkan juga harus memastikan bahwa pengetahuan tersebut dapat diaplikasikan sebagai solusi praktis bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa teknologi tepat guna harus disesuaikan dengan konteks lokal, mengingat Lampung memiliki potensi komoditas berbasis desa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan pendekatan ini, teknologi tidak hanya menjadi alat, tetapi juga katalisator bagi peningkatan produktivitas dan kualitas hidup warga.
Sinergi IPTEK Terapan dan Transformasi Digital
Dalam sambutannya, Gubernur Mirzani memaparkan relevansi tema SIPTEKTERA, yaitu “Sinergi Inovasi Sains Terapan dan Transformasi Digital dalam Akselerasi Sustainable Development Goals (SDGs)”. Ia menekankan bahwa teknologi digital dapat mempercepat proses hilirisasi, memfasilitasi akses pasar, serta meningkatkan efisiensi rantai pasok komoditas. Dengan memanfaatkan platform digital, petani dan produsen di desa dapat mengekspor produk mereka secara langsung, mengurangi perantara, dan meningkatkan margin keuntungan.
Strategi Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa
Gubernur Mirzani menyampaikan rencana strategis pemerintah provinsi untuk mempercepat hilirisasi komoditas berbasis desa. Salah satu inisiatif utama adalah pengembangan fasilitas hilirisasi yang terintegrasi dengan sistem digital. Pemerintah berencana membangun pabrik pengolahan kecil di beberapa kabupaten yang strategis, sehingga produk lokal dapat diproses lebih lanjut sebelum dijual ke pasar. Dengan demikian, nilai tambah komoditas meningkat, dan pendapatan petani serta pelaku usaha mikro dapat berkurang.
Peran Riset dan Inovasi dalam Pembangunan Lampung
Gubernur Mirzani menyoroti pentingnya riset dan inovasi sains terapan untuk menjawab tantangan pembangunan. Ia menegaskan bahwa hasil riset harus dapat dipraktikkan di lapangan, bukan hanya berada di ruang laboratorium. Untuk itu, pemerintah Lampung akan meningkatkan dukungan terhadap institusi riset dan perguruan tinggi di daerah, serta memfasilitasi kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat. Melalui sinergi ini, diharapkan muncul solusi inovatif yang dapat diimplementasikan secara luas di sektor pertanian, perikanan, dan industri kecil menengah.
Implementasi Teknologi Tepat Guna di Lapangan
Gubernur Mirzani menjelaskan bahwa teknologi tepat guna akan difokuskan pada dua bidang utama: pertanian dan perikanan. Di sektor pertanian, teknologi seperti sistem irigasi tetes yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah akan diproduksi secara lokal. Di sektor perikanan, inovasi seperti alat pemantauan kualitas air berbasis IoT akan membantu nelayan mengoptimalkan produksi dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut. Dengan kedua inovasi tersebut, produktivitas dapat meningkat, sementara dampak lingkungan dapat diminimalkan.
Penguatan Infrastruktur Digital
Untuk mendukung transformasi digital, pemerintah Lampung berencana memperluas jaringan internet broadband di daerah pedesaan. Peningkatan akses internet akan memudahkan pelaku usaha untuk memanfaatkan e-commerce, platform penjualan online, dan aplikasi manajemen produksi. Dengan infrastruktur digital yang kuat, proses hilirisasi dapat berjalan lebih lancar, mengurangi hambatan logistik, dan meningkatkan daya saing produk Lampung di pasar nasional maupun internasional.
Manfaat bagi Komunitas dan Ekonomi Daerah
Pengembangan teknologi tepat guna dan hilirisasi komoditas berbasis desa diharapkan memberikan dampak positif bagi komunitas lokal. Pertama, pendapatan petani dan nelayan akan meningkat karena produk mereka mendapatkan nilai tambah lebih tinggi. Kedua, terciptanya lapangan kerja baru di pabrik pengolahan kecil dan layanan digital. Ketiga, kualitas produk lokal akan lebih terstandarisasi, sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas. Akhirnya, dengan meningkatnya pendapatan, kesejahteraan masyarakat akan lebih merata, mendukung pencapaian SDGs, khususnya target pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesehatan serta pendidikan.
Komitmen Pemerintah Provinsi Lampung
Gubernur Mirzani menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk menyediakan dana dan kebijakan yang mendukung inovasi sains terapan. Ia menyatakan bahwa pemerintah akan memperkuat jaringan penelitian, menyediakan fasilitas pengujian, serta memfasilitasi akses modal bagi pelaku usaha kecil menengah. Selain itu, pemerintah akan memfasilitasi pelatihan dan penyuluhan teknologi tepat guna bagi petani dan nelayan, sehingga mereka dapat mengimplementasikan inovasi secara mandiri.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menutup sambutannya dengan harapan bahwa sinergi antara inovasi sains terapan, transformasi digital, dan hilirisasi komoditas berbasis desa akan membawa Lampung menuju pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa setiap langkah kebijakan harus diarahkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat posisi Lampung sebagai pusat inovasi dan nilai tambah di wilayah Indonesia. Dengan dukungan semua pemangku kepentingan, Lampung dapat mewujudkan visi pembangunan yang berfokus pada teknologi tepat guna dan transformasi digital.
Semoga berfaedah bagi semua pihak yang terlibat dalam proses pembangunan berkelanjutan di Lampung.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://nasional.tempo.co/read/2118556/gubernur-mirza-dorong-teknologi-tepat-guna-percepat-hilirisasi-komoditas-lampung, without altering the facts of the original article.