Willem II Terbukti Batal: Ajax Menyerang 5-1 dan Sunderland Hadapi AZ di Panggung Eropa
Berita Hari Ini – 18 September 2026 | Di pekan ketiga Liga Belanda, Willem II menghadapi tekanan berat ketika berhadapan dengan Ajax Amsterdam. Hasil 5-1 di Johan Cruijff Arena menegaskan dominasi Ajax dan mempertegas posisi Willem II di bagian bawah tabel. Sementara itu, di Inggris, Sunderland menyiapkan diri untuk pertandingan pertama di kompetisi Eropa sejak 1973 melawan AZ Alkmaar, menambah nuansa kompetisi internasional bagi kedua klub.
Ajax Menguasai Setiap Poin
Gol pertama datang dari Davy Klaassen pada menit ke-41, membuka keunggulan 1-0. Selanjutnya, Ajax menambah empat gol di babak kedua melalui Julian Brandt, Viktor Tsygankov, Oscar Gloukh, dan Kasper Dolberg. Sementara itu, Willem II hanya mampu memperkecil jarak lewat gol Alessandro Ciranni pada menit ke-76.
- Gol Ajax: 5 (Brandt, Tsygankov, Gloukh, Dolberg, Klaassen)
- Gol Willem II: 1 (Ciranni)
- Willem II kiper Maarten Paes menahan satu gol, melakukan tiga penyelamatan.
- Bek Nathan Tjoe‑A‑On mencatat tujuh aksi bertahan, satu blok, tiga tekel.
Maarten Paes, yang menggantikan Marc‑Andre Ter Stegen, bermain 90 menit dengan rating 7,2. Nathan Tjoe‑A‑On, meski mendapat rating 4,9, menunjukkan ketangguhan di lini belakang. Keberhasilan Ajax menampilkan permainan cepat dan agresif, memanfaatkan keunggulan teknis yang juga terlihat dalam kebijakan pelatihnya, Leeroy Echteld, yang menekankan mental resilience dan tempo tinggi.
Chido Obi: Kembalinya Peluang di Ajax
Chido Obi, pemain yang sebelumnya tidak dipanggil dalam perlawanan 1‑1 melawan AZ, kembali tampil di Ajax. Meskipun hanya mendapat empat sentuhan bola dan dua passes, ia berhasil menciptakan satu peluang bagus. Statistik Expected Assist (xA) mencapai 0.33, menunjukkan potensi kontribusi yang belum terwujud. Pemain ini sedang dalam fase peningkatan di Manchester United, namun peran kecil di Ajax menambah dinamika timnya.
Sunderland vs AZ: Panggung Eropa yang Memikat
Sementara Willem II menahan Ajax, Sunderland menyiapkan diri untuk menantang AZ Alkmaar di Stadion Light pada 16 September 2026. Pertandingan ini menandai debut Sunderland di kompetisi Eropa sejak 1973. Dengan format Liga, pertandingan ini akan disiarkan di TNT Sports 1 dan HBO Max. Kesiapan tim, meski dipengaruhi cedera beberapa pemain kunci, tetap menjadi fokus utama. Sunderland berharap dapat mengulang kemenangan 2‑1 melawan Sporting Lisbon di era Cup Winners’ Cup, meski kini menantang tim yang lebih kuat.
Reaksi Pelatih dan Analisis Kinerja
Jan Wuytens, mantan pelatih di PSV Eindhoven, menilai bahwa gaya bermain Ajax yang menyerang dan cepat cocok dengan profil Tolu Arokodare, pemain Nigeria yang kini bermain di Ajax. Arokodare, yang pernah bermain di Wolves, kini menorehkan lima gol dan dua assist dalam delapan penampilan. Meskipun tidak hadir di perlawanan 5‑1 melawan Willem II karena sakit, kontribusinya di musim ini menunjukkan potensi besar.
Statistik Lengkap Pertandingan Ajax vs Willem II
| Statistik | Ajax | Willem II |
|---|---|---|
| Gol | 5 | 1 |
| Kesempatan | 12 | 6 |
| Penyelamatan Kiper | 2 | 3 |
| Kontrol Bola (%) | 68 | 32 |
| Serangan Tertutup | 4 | 1 |
| Serangan Terbuka | 8 | 5 |
Performa ini menegaskan bahwa Willem II masih berada di tahap pembelajaran di Eredivisie. Di sisi lain, Sunderland berharap dapat menampilkan semangat juang di kompetisi Eropa, menantang AZ Alkmaar yang telah menunjukkan performa kuat di liga dan turnamen. Kedua pertandingan ini mencerminkan dinamika sepak bola internasional di mana tim-tim berjuang untuk memajukan posisi mereka di kancah Eropa.
Dengan hasil yang mencengangkan, Ajax menegaskan kembali statusnya sebagai kekuatan dominan di Liga Belanda. Sementara Willem II harus menyesuaikan strategi dan meningkatkan konsistensi untuk menghindari zona relegasi. Di Inggris, Sunderland menantikan peluang untuk menorehkan sejarah baru di kompetisi Eropa, menambahkan warna pada musim ini. Kedua cerita ini menyoroti betapa kompetisi sepak bola dapat menuntut perubahan strategi, ketahanan mental, dan semangat juang yang tinggi.