Pyramids FC Meroket: Kemenangan 2-1, Cedera Besar, dan Rekor 100% Menjadi Bintang Liga Mesir
Berita Hari Ini – 18 September 2026 | Pyramids FC, klub bersejarah di Mesir, kembali menorehkan prestasi gemilang di musim 2026/27. Pada hari Kamis, mereka mengalahkan Eastern Enppi 2-1 di kandang lawan, menambah kemenangan berturut-turut yang menempatkan mereka di puncak klasemen.
Kemenangan yang Mengesankan
Pertandingan dimulai dengan ketegangan tinggi. Kedua tim saling menahan, hasil 0-0 pada jeda pertama. Namun, Eastern Enppi mengejutkan dengan gol pertama lewat Hamed Abdallah pada menit ke-47. Pyramids tidak tinggal diam. Setelah menutup peluang, mereka menekan dan mencetak gol penyamakan lewat Nasser Maher, disusul gol penentu dari Walid El Karti di menit ke-87. Gol ini menutup rekor empat clean sheet berturut-turut bagi Pyramids.
Dengan kemenangan ini, Pyramids menempati 15 poin, dua poin lebih unggul dari rival Zamalek dan Al Ahly. Empat gol yang dicetak dalam lima pertandingan menunjukkan ketahanan ofensif yang mengagumkan.
Rekor 100% di Liga Mesir
Data statistik menempatkan Pyramids sebagai salah satu klub dengan catatan kemenangan sempurna di musim ini. Dari daftar klub internasional yang memulai musim dengan 100% kemenangan, Pyramids mencatat enam kemenangan dari enam pertandingan. Rekor ini menempatkan mereka bersaing dengan klub-klub papan atas seperti Barcelona, Arsenal, dan Manchester City.
| Klub | Perkumpulan | Jumlah Kemenangan |
|---|---|---|
| Pyramids | Liga Mesir | 6 |
| Barcelona | La Liga | 5 |
| Arsenal | Premier League | 4 |
| Manchester City | Premier League | 4 |
Ancaman Cedera: Nadir Ben Bouali
Di tengah kebangkitan klub, Pyramids harus menghadapi masalah cedera serius. Penyerang berbakat, Nadir Ben Bouali, mengalami robekan hamstring saat pertandingan melawan El Gouna. Menurut Dr. Mustafa Al-Muniri, kepala staf medis Pyramids, cedera ini mengharuskan Ben Bouali menjalani program rehabilitasi intensif.
Akibatnya, ia tidak dapat mengikuti kamp pelatihan nasional Algeria, yang akan berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober. Pyramids berharap Ben Bouali dapat kembali beraksi pada pertandingan Liga Cup melawan Al-Qanah pada 8 Oktober. Kehilangan pemain kunci ini menjadi tantangan bagi strategi klub, namun pelatih menegaskan bahwa skuad masih kuat.
Kontrasepsi dan Persaingan Internasional
Di luar lapangan, Pyramids FC juga memantau dinamika sepak bola global. Di Inggris, pergerakan pemain asing seperti Jake Hollman menunjukkan betapa sulitnya menyesuaikan diri di liga yang berbeda. Sementara itu, peristiwa di Stamford Bridge menambah warna dalam dunia sepak bola, meskipun tidak langsung terkait Pyramids.
Kesimpulan
Pyramids FC terus menegaskan posisi mereka sebagai klub dominan di Mesir. Kemenangan melawan Eastern Enppi, rekor 100% di liga, dan perjuangan mengatasi cedera Nadir Ben Bouali menandai musim yang penuh tantangan namun penuh harapan. Dengan strategi yang solid dan dukungan penggemar, Pyramids berupaya mempertahankan momentum dan menulis sejarah baru di kompetisi domestik dan internasional.