27 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Jampidsus Febrie Adriansyah akui rumah Sentul disita polisi adalah kediaman pribadinya. Simak alasan di balik penggeledahan dan penindakan 74 kg emas serta jutaan dolar!

Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah mengakui bahwa rumahnya di Sentul, yang digeledah oleh polisi beberapa hari lalu, memang miliknya. Pengakuan ini disampaikan Febrie di Gedung Bundar, Kejagung, Jakarta, Jumat (10/7). Rumah tersebut telah dimiliki Febrie sejak lama dan tidak ada kaitannya dengan kasus korupsi batu bara yang sedang diselidiki.

Penggeledahan dan Penyitaan Aset

Sebelumnya, polisi menggeledah rumah mewah di kawasan Sentul pada Kamis (9/7) dan menemukan brankas tersembunyi berisi sejumlah koper. Di dalam koper tersebut, penyidik menemukan 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dollar Amerika Serikat, 14.083.800 dollar Singapura (SGD), serta uang tunai Rp 100 juta. Febrie menegaskan bahwa seluruh uang yang ditemukan memiliki pemilik yang jelas dan tidak ada kaitannya dengan dirinya.

🔖 Baca juga:
Kebakaran Rumah Tinggal di Pulo Gadung Tewaskan 2 Orang, Korban Terjebak di Kamar Belakang

Momen Penentu di Menit Akhir

Febrie juga membantah memiliki keterkaitan dengan blackout listrik yang disebut polisi menjadi akibat korupsi batu bara PLTU. “Saya juga tidak paham ada kaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggulah proses bagaimana rekan-rekan penyidik nanti menyampaikan apa masalahnya keterkaitan blackout tersebut ya,” kata Febrie.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini dapat berdampak pada proses penyelidikan kasus korupsi batu bara yang sedang ditangani oleh Pidsus Kejagung. Febrie menyebutkan bahwa pihaknya masih fokus pada proses pemberkasan perkara dan pendalaman penyidikan. “Sedangkan nama-nama yang disebut oleh Pak Sony 41 orang, bahkan juga di kita berkembang,” kata Febrie. Kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang ditangani oleh Pidsus Kejagung juga masih dalam tahap pendalaman penyidik.

🔖 Baca juga:
Oknum Polisi Tegal Diduga Terlibat Kasus Sabu dan Air Keras, MAN Jadi Korban

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Febrie menegaskan bahwa pihaknya masih diberi tugas dan tidak ada rencana untuk mundur. Kasus korupsi yang sedang ditangani oleh Pidsus Kejagung masih panjang dan membutuhkan proses yang teliti. “Perkara tersebut masih difokuskan pada proses pemberkasan perkara. Sementara itu, puluhan nama yang disebut-sebut terkait perkara tersebut masih dalam tahap pendalaman penyidik,” kata Febrie.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/news/1368166/penyidik-temukan-74-kg-emas-dan-uang-jutaan-dolar-jampidsus-akui-rumah-di-sentul-miliknya, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
2 Bulan Buron, Pria yang Bakar Ponakan karena Tak Mau Mandi Akhirnya Tertangkap

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *