Seorang pengantin pria di Gowa menjadi korban kesalahan dalam prosesi pernikahan, ketika cincin mahar yang dikenakannya tersangkut di jari dan tak bisa dilepaskan. Pengantin pria itu kemudian meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gowa untuk melepaskan cincin emas yang tersangkut.
Momen Penentu di Menit Akhir
Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Samsul Bahri Syamsuddin, pengantin pria datang langsung meminta bantuan karena kesulitan melepas cincin. “Kami mengevakuasi cincin dari tangan pengantin laki-laki. Dia datang karena salah memasukkan cincin ke jarinya. Ternyata cincin yang dipakai adalah cincin milik pengantin perempuan sehingga tidak bisa dikeluarkan,” ujar Samsul Bahri.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Peristiwa tersebut terjadi usai prosesi pernikahan di Gedung Haji Bate, Kecamatan Somba Opu, Senin (13/7/2026). Beruntung, lokasi gedung hanya berjarak sekitar 200 meter dari Kantor Damkar Gowa. Dalam video yang beredar, Muhammad Makbul masih mengenakan busana pengantin berwarna merah lengkap dengan songkok guru. Wajahnya tampak tegang saat petugas bersiap mengevakuasi cincin yang sudah membuat jarinya membengkak.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kesalahan tersebut terjadi saat prosesi tukar cincin di Gedung Haji Bate. “Saat prosesi tukar cincin, tanpa sengaja cincin pengantin perempuan dipakai oleh mempelai laki-laki. Setelah acara selesai, cincin itu tidak bisa dilepas sehingga dia datang meminta bantuan ke kantor Damkar,” jelas Samsul Bahri. Kesalahan ini menunjukkan bahwa perlu lebih hati-hati dalam prosesi pernikahan, terutama dalam prosesi tukar cincin.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Cincin emas yang tersangkut akhirnya berhasil dilepaskan setelah proses pelepasan menggunakan gerinda mini. Namun, cincin emas itu tidak dapat diselamatkan karena harus dipotong. Kesalahan ini menunjukkan bahwa perlu lebih hati-hati dalam prosesi pernikahan, terutama dalam prosesi tukar cincin. Selain itu, kesalahan ini juga menunjukkan bahwa perlu lebih baik dalam menghadapi situasi darurat, seperti kejadian ini. Pengantin pria yang menjadi korban kesalahan ini harus menghadapi jalan panjang untuk melepas cincin emas yang tersangkut. Kesalahan ini menunjukkan bahwa perlu lebih hati-hati dalam prosesi pernikahan dan menghadapi situasi darurat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/gowa/1845059/salah-pakai-cincin-saat-tukar-mahar-pengantin-pria-di-gowa-berakhir-minta-bantuan-damkar, without altering the facts of the original article.