**Kakek Siwa Menemukan Keadilan dengan Cara Unik: Menghadapi Karyawan Ayam Goreng** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kakek Siwa menemukan keadilan dengan cara unik di sebuah toko ayam goreng di Jl. A.Djaja, belakang eks pos Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Siwa. Ia melihat salah satu karyawan toko yang tersinggung usai ditanya kasir soal pembayaran. Karyawan itu kerap membeli ayam goreng dengan pembayaran kurang dari jumlah tagihan, sehingga kasir memastikan uang yang dibawa cukup agar kejadian tidak terulang seperti sebelumnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Menurut referensi, kejadian ini terjadi ketika terduga pelaku membeli ayam goreng dan kasir menanyakan pembayaran. Terduga pelaku kemudian tersinggung dan meludahi karyawan sebanyak dua kali serta melempar sejumlah benda yang berada di meja kasir ke arah karyawan. Ia juga mengucapkan kata-kata tak senonoh. Teriakan histeris dari sejumlah karyawan tak terelakkan, sehingga mereka lalu menghindar dan masuk mencari tempat aman. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kapolsek urban Pitumpanua, AKP Andi Suhidin, membenarkan kejadian tersebut. Ini menunjukkan bahwa keadaan di toko ayam goreng tersebut masih belum stabil dan memerlukan perhatian lebih dari pihak terkait. Karyawan di sana harus merasa aman dan nyaman saat bekerja, dan kejadian ini dapat menjadi pelajaran bahwa komunikasi dan kesabaran sangat penting dalam menyelesaikan konflik. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kejadian ini menunjukkan bahwa keadilan belum sepenuhnya tercapai di toko ayam goreng tersebut. Karyawan masih harus menghadapi situasi yang tidak nyaman dan berpotensi membuat mereka stres. Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi di antara karyawan dan pihak terkait, sehingga keadilan dapat tercapai dan karyawan dapat bekerja dengan nyaman dan aman.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/wajo/1845202/viral-kakek-ludahi-dan-lempar-kipas-ke-karyawan-ayam-goreng-di-siwa-berakhir-restorative-justice, without altering the facts of the original article.