5 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Mahasiswa KKN Unhas menyusun program kerja dengan pendekatan partisipatif melalui diskusi langsung dengan tokoh masyarakat. Apa saja program kerja yang dirancang?

Bersamaan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 Kelurahan Sudiang Raya telah menggelar Focus Group Discussion (FGD) sebagai langkah awal dalam menyusun program kerja. Diskusi tersebut berlangsung selama tiga hari, 14-16 Juli 2026, di Posko Makassar Recover Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar.

Momen Penentu di Menit Akhir

Mahasiswa memilih berdiskusi langsung dengan ketua RT, RW, dan tokoh masyarakat melalui FGD, alih-alih menggelar seminar program kerja secara konvensional. Metode FGD dipilih setelah tim KKN T melakukan assessment dan survei lapangan selama sepekan pertama menjalankan program pengabdian di Sudiang Raya.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Kegiatan FGD digelar pada malam hari untuk menciptakan suasana yang lebih terbuka sehingga mahasiswa dapat menyerap masukan masyarakat secara langsung. Selain memaparkan rancangan program kerja, FGD juga menjadi forum untuk menentukan lokasi pelaksanaan kegiatan secara bersama-sama. Koordinator Posko KKN T Unhas Sudiang Raya, Fadhil Perdana, mengatakan keterlibatan RT dan RW penting agar program yang disusun mahasiswa sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Salah satu pembahasan utama dalam FGD tersebut adalah penyesuaian program kerja mahasiswa dengan arah kebijakan Pemerintah Kota Makassar, khususnya terkait pengelolaan sampah. Program yang disusun mahasiswa diarahkan untuk mendukung kebijakan pengadaan bank sampah dan pemilahan sampah dari sumbernya. Langkah tersebut juga berkaitan dengan rencana penghentian praktik pembuangan sampah terbuka (open dumping) di TPA Tamangapa mulai 1 Agustus 2026.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Melalui hasil diskusi, mahasiswa merancang sejumlah kegiatan, mulai dari edukasi masyarakat, optimalisasi pengadaan bank sampah, hingga mendorong kebiasaan memilah sampah dari sumbernya berbasis komunitas di tingkat RT dan RW. Rangkaian FGD tersebut melibatkan pengurus RT, RW, dan tokoh masyarakat setempat. Hasil pembahasan selanjutnya menjadi dasar bagi Posko KKN T Unhas Gelombang 116 Sudiang Raya dalam menjalankan program kerja selama masa pengabdian.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/citizen-reporter/1845835/bukan-seminar-formal-mahasiswa-kkn-unhas-rangkul-rt-rw-susun-program-kerja-di-sudiang-raya, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *