**Mahasiswa KKNT 116 Unhas Sosialisasi Perubahan Iklim di Lompoe, Sulawesi Barat** **Pembuka** Perubahan iklim merupakan isu global yang semakin mendesak dan memerlukan perhatian serius dari masyarakat. Di kota Parepare, mahasiswa KKNT 116 Unhas melakukan sosialisasi perubahan iklim di Kelurahan Lompoe, Sulawesi Barat. Acara ini membawa narasumber Lilik Supanti, S.P., M.Si., Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Parepare. **Apa Yang Terjadi** Dalam kegiatan sosialisasi, Lilik Supanti menjelaskan bahwa perubahan iklim didefinisikan sebagai berubahnya iklim akibat aktivitas manusia yang mengubah komposisi atmosfer secara global dalam jangka panjang. Ia menyatakan bahwa aktivitas manusia sebagai penyebab dominan, mulai dari penggunaan bahan bakar fosil, deforestasi, kegiatan pertanian dan industri, limbah, hingga penggunaan gas terfluorinasi yang menghasilkan gas rumah kaca seperti CO2, CH4, N2O, dan fluorokarbon. Kondisi tersebut telah memicu berbagai dampak nyata, antara lain peningkatan suhu bumi, badai destruktif, kekeringan, serta naiknya volume dan suhu air laut. **Mengapa & Dampak** Perubahan iklim sudah terjadi dan tidak bisa dihentikan, tetapi masih bisa diperlambat melalui dua jalur, yaitu adaptasi dengan menyesuaikan diri terhadap dampak yang sudah terjadi, dan mitigasi dengan mengurangi emisi gas rumah kaca serta meningkatkan penyerapan karbon. Akar persoalan perubahan iklim harus dipahami oleh masyarakat untuk dapat mengambil langkah adaptasi dan mitigasi sederhana dalam kehidupan sehari-hari. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** – Perubahan iklim didefinisikan sebagai berubahnya iklim akibat aktivitas manusia yang mengubah komposisi atmosfer secara global dalam jangka panjang. – Aktivitas manusia sebagai penyebab dominan dari perubahan iklim, mulai dari penggunaan bahan bakar fosil, deforestasi, kegiatan pertanian dan industri, limbah, hingga penggunaan gas terfluorinasi. – Perubahan iklim telah memicu berbagai dampak nyata, antara lain peningkatan suhu bumi, badai destruktif, kekeringan, serta naiknya volume dan suhu air laut. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Perubahan iklim akan memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat pesisir Kota Parepare di masa mendatang. Mereka harus siap menghadapi ancaman perubahan iklim dengan cara adaptasi dan mitigasi. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk memahami akar persoalan perubahan iklim dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampaknya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kegiatan sosialisasi perubahan iklim di Kelurahan Lompoe merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat pesisir Kota Parepare menghadapi ancaman perubahan iklim di masa mendatang. Dengan demikian, mahasiswa KKNT 116 Unhas berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk melakukan tindakan serupa dan bersama-sama berjuang melawan perubahan iklim.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1846387/mahasiswa-kknt-116-unhas-sosialisasi-perubahan-iklim-di-lompoe, without altering the facts of the original article.