Sofa Bergoyang, Televisyen Bergerak: Gempa 4.4 di Perairan Batu Pahat Meramaikan Kota-Kota Besar
Berita Hari Ini – 23 September 2026 | Gempa bumi lemah dengan magnitudo 4.4 terjadi di perairan Batu Pahat pada pukul 4.55 petang Selasa. Meskipun tidak menimbulkan kerusakan material, gempa ini dirasakan di seluruh Semenanjung Malaysia, termasuk Johor, Melaka, Negeri Sembilan, Selangor, Kuala Lumpur dan Putrajaya. Peristiwa ini mengundang reaksi publik melalui media sosial, di mana banyak orang melaporkan “sofa bergoyang” dan “televisyen bergerak” selama beberapa detik.
Detail Gempa dan Lokasi
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Magnitudo | 4.4 |
| Waktu Terjadi | 4.55 petang Selasa |
| Koordinat Pusat | 1.7° N, 102.7° E |
| Kedalaman | 10 km |
| Jarak dari Batu Pahat | 27 km barat daya |
Reaksi Penduduk
- Di Jempol, penduduk di sekitar Juasseh dan Serting merasakan gegaran singkat, menyebabkan beberapa orang pusing.
- Pengguna media sosial di Puchong Utama, Muar, dan Tanjung Minyak melaporkan sensasi “gerak-gerak” pada sofa dan televisyen.
- Beberapa orang awalnya mengira gegaran berasal dari pertunjukan atau ledakan, sebelum menyadari bahwa terjadi gempa.
Respons MetMalaysia
Jabatan Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) mengumumkan kejadian tersebut melalui postingan di Facebook, mengonfirmasi bahwa gempa terjadi pada kedalaman 10 km. MetMalaysia juga mengajak masyarakat yang merasakan gegaran untuk mengisi borang soal selidik yang dapat diakses di https://forms.gle/srRv7tUEPow3Wmts5. Selain itu, pihak berwenang terus memantau sebaran gempa dan menyiapkan data untuk publikasi lebih lanjut.
Persepsi Publik dan Media Sosial
Berbagai pengalaman di media sosial menyoroti betapa gempa ini menimbulkan ketidakpastian. Seorang pengguna Threads, Fatihahazanan92, menyatakan terkejut karena tidak ada peringatan sebelum gempa terjadi. Sementara itu, Nursabrina Hamdan mengeluhkan “rasa kiri kanan sekejap” di Puchong Utama. Keseluruhan narasi menunjukkan bahwa meski gempa bersifat kecil, dampaknya cukup signifikan bagi ketidaknyamanan publik.
Pengawasan Pemerintah
Di tingkat nasional, Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, menegaskan bahwa pemerintah pusat tetap memantau bencana ini secara real-time. Meskipun fokus utama pemerintah saat ini pada penanggulangan kebakaran hutan, koordinasi dengan daerah tetap berjalan untuk memastikan bantuan dan pemulihan pascabencana tidak terhambat.
Kesimpulan
Gempa 4.4 di perairan Batu Pahat menunjukkan bahwa meski skala kecil, dampak yang dirasakan cukup meluas di seluruh negeri. Tidak ada laporan kerusakan material atau korban, namun pengalaman publik mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan sistem peringatan secepatnya. MetMalaysia terus memantau dan mengajak masyarakat untuk berbagi pengalaman melalui survei, membantu pemahaman lebih lanjut tentang dampak gempa di wilayah pesisir dan daratan.