**Maldini Tegaskan Alasan Mundur dari Dirtek FIGC: Mengakhiri Peran sebagai Pelatih Italia** **Momen Penentu di Menit Akhir** Maldini, eks kapten AC Milan yang baru ditunjuk sebagai direktur teknik Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) pada Juli lalu, telah mengumumkan pengundurannya sebagai direktur teknik tersebut. Maldini mundur tak sampai tiga pekan berselang, dan posisinya kemudian diisi oleh Claudio Ranieri. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Maldini mengungkapkan bahwa kegagalan menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia adalah salah satu alasan pengundurannya. Eks pelatih Juventus itu tak direstui oleh Malago karena statusnya sebagai duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet. Maldini juga menampakkan bahwa kegagalan membawa Pirlo menjadi pemicu pengunduran dirinya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kegagalan menunjuk Pirlo sebagai pelatih baru Timnas Italia telah menimbulkan kesan bahwa statusnya sebagai duta perusahaan judi asal Rusia, Fonbet, adalah hal yang tidak dapat diterima. Hal ini telah menimbulkan kekacauan di lingkaran sepak bola Italia. Malago kemudian memilih membawa pulang Roberto Mancini yang tak sejalan dengan Maldini. Di situlah Maldini merasa kesepakatan awal telah dilanggar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Maldini mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan perubahan kebijakan Malago. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai. Saya terbiasa dengan hal-hal yang dilakukan dengan cara berbeda. Tidak ada lagi kepercayaan yang kami butuhkan untuk melaksanakan tugas yang sangat besar,” jelasnya. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Saya akan mengatakan demikian (status Pirlo itu memang berpengaruh). Kami tidak mengetahuinya. Opini publik telah menjalankan tugasnya. Namun tak ada hal di ranah hukum yang akan mencegah Andrea menjadi pelatih kepala tim nasional,” ujar Maldini. Maldini juga mengungkapkan bahwa dia telah merasa tidak nyaman dengan cara Malago mengambil keputusan. “Dia (Malago) menelepon saya dan Leonardo (Araujo, penasihat teknis Maldini yang juga mundur bersamaan) untuk bilang: ‘Menurut pendapat saya, kita tak bisa lagi memilih Pirlo. Mulai hari ini, pelatih terserah saya. Mulai hari ini, aturannya berubah, saya yang memutuskan pelatih dan Anda yang menyetujuinya.” “Tapi saya punya pekerjaan dan tanggung jawab, dan saya pikir itu adalah hal yang tidak dapat diterima untuk dikatakan. Kami membutuhkan waktu 24 jam lalu menyerahkan pengunduran diri kami, pada kontrak yang bahkan belum dimulai
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8611454/maldini-jelaskan-alasan-mundur-dari-dirtek-figc, without altering the facts of the original article.