Harga beras dan minyak goreng masih tinggi dan mahal di awal Agustus 2026, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, kedua komoditas tersebut perlu mendapat perhatian karena level harganya sudah relatif tinggi.
Kronologi Fakta
Harga rata-rata beras tercatat Rp15.545 per kilogram (kg), sedangkan minyak goreng mencapai Rp20.221 per liter. Menurut BPS, harga beras pada pekan pertama Agustus 2026 naik 0,16 persen dibandingkan Juli 2026. Angka tersebut merupakan rata-rata harga kumulatif dari seluruh kualitas beras, yakni medium dan premium.
BPS juga mencatat bahwa harga beras di sejumlah daerah tercatat jauh lebih tinggi. Harga tertinggi mencapai Rp50 ribu per kg, meskipun rata-rata nasional masih berada di Rp15.545 per kg. Sementara itu, harga minyak goreng juga masih tinggi, dengan harga rata-rata Rp20.221 per liter.
Menurut Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, level harganya sudah relatif tinggi di atas HAP (Harga Anggaran Pemerintah) untuk minyak goreng dan beras. “Dan kalau kita lihat beras dan minyak goreng ini level harganya sudah relatif tinggi di atas HAP untuk minyak goreng dan beras juga ada beberapa sudah di atas HAP,” ujar wanita yang akrab disapa Winny itu dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (10/8).
Mengapa dan Dampak
Kedua komoditas tersebut perlu mendapat perhatian karena level harganya sudah relatif tinggi. Kenaikan harga beras dan minyak goreng dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki anggaran yang terbatas. Sementara itu, kenaikan harga beras juga dapat mempengaruhi industri pangan, karena beras adalah salah satu bahan baku utama di industri tersebut.
Menurut analisis BPS, kenaikan harga beras dan minyak goreng juga dapat mempengaruhi inflasi. Inflasi adalah angka yang menunjukkan perubahan harga barang dan jasa dalam suatu periode waktu tertentu. Jika harga beras dan minyak goreng terus meningkat, maka inflasi juga akan meningkat.
Penutup
Harga beras dan minyak goreng masih tinggi dan mahal di awal Agustus 2026. Kedua komoditas tersebut perlu mendapat perhatian karena level harganya sudah relatif tinggi. Kenaikan harga beras dan minyak goreng dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat dan inflasi. Oleh karena itu, perlu adanya kebijakan yang tepat untuk mengatasi masalah harga beras dan minyak goreng ini.
Demikian informasi mengenai harga beras dan minyak goreng yang masih tinggi dan mahal di awal Agustus 2026. Semoga informasi ini dapat membantu menjawab pertanyaan dan kebutuhan Anda.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260810133719-92-1390563/bps-sebut-harga-beras-dan-minyak-goreng-masih-mahal-di-awal-agustus, without altering the facts of the original article.