Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) merupakan salah satu pangkat perwira tinggi dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pangkat ini dikenal sebagai jenderal bintang satu dan menjadi salah satu jenjang penting dalam perjalanan karier seorang anggota kepolisian.
Bagi masyarakat umum, istilah Brigjen Pol sering muncul dalam pemberitaan ketika seorang pejabat kepolisian mendapatkan kenaikan pangkat atau menduduki jabatan strategis. Namun, masih banyak yang belum memahami apa arti pangkat Brigadir Jenderal Polisi, bagaimana posisinya dalam struktur kepangkatan Polri, serta apa saja tugas yang dapat dijalankan oleh seorang Brigjen Pol.
Artikel ini akan membahas secara lengkap mengenai Brigadir Jenderal Polisi, pangkat, tugas, jabatan, dan perannya dalam organisasi kepolisian.
Apa Itu Brigadir Jenderal Polisi?
Brigadir Jenderal Polisi adalah salah satu pangkat yang termasuk dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri. Pangkat ini memiliki tanda kepangkatan berupa satu bintang, sehingga sering disebut sebagai jenderal bintang satu.
Dalam pemberitaan resmi Polri, Brigadir Jenderal Polisi atau Brigjen Pol disebut sebagai pangkat bintang satu. Sementara itu, satu tingkat di atasnya adalah Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol yang memiliki dua bintang.
Penting untuk membedakan antara pangkat dan jabatan. Brigjen Pol merupakan pangkat, bukan nama jabatan tertentu. Artinya, seorang Brigjen Pol dapat menduduki berbagai jabatan sesuai dengan kebutuhan organisasi dan penugasan yang diberikan.
Karena itu, tugas dua orang Brigjen Pol belum tentu sama. Ruang lingkup pekerjaan mereka sangat bergantung pada jabatan dan satuan tempat mereka bertugas.
Pangkat Brigjen Pol dalam Struktur Kepolisian
Dalam jenjang Perwira Tinggi Polri, terdapat empat tingkatan pangkat utama. Urutannya dari yang paling rendah hingga paling tinggi adalah:
- Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) – satu bintang.
- Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) – dua bintang.
- Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) – tiga bintang.
- Jenderal Polisi – empat bintang.
Dengan demikian, Brigjen Pol merupakan jenjang pertama dalam golongan Perwira Tinggi Polri.
Kenaikan pangkat ke Brigjen Pol merupakan bagian dari pembinaan karier anggota kepolisian. Dalam praktiknya, kenaikan pangkat perwira tinggi dilakukan berdasarkan mekanisme dan keputusan yang berlaku di lingkungan Polri.
Sebagai contoh, pada Juni 2026 Polri melaksanakan kenaikan pangkat terhadap 87 Perwira Tinggi. Dalam periode tersebut, puluhan perwira memperoleh kenaikan menjadi Brigadir Jenderal Polisi atau bintang satu. Polri menyebut kenaikan pangkat tersebut sebagai bagian dari pembinaan karier, penghargaan atas pengabdian, serta penguatan organisasi.
Tanda Pangkat Brigadir Jenderal Polisi
Ciri paling mudah untuk mengenali pangkat Brigadir Jenderal Polisi adalah tanda satu bintang.
Penyebutan jenderal bintang satu juga digunakan dalam berbagai informasi resmi kepolisian. Korlantas Polri, misalnya, menyebut seorang pejabat yang memperoleh kenaikan dari pangkat sebelumnya menjadi Brigjen Pol sebagai perwira yang resmi menyandang pangkat jenderal bintang satu.
Tanda pangkat tersebut menunjukkan bahwa seorang anggota Polri telah masuk dalam golongan Perwira Tinggi. Pada tahap ini, personel dapat memperoleh tanggung jawab kepemimpinan dan jabatan strategis sesuai dengan penempatan dalam organisasi.
Apa Tugas Brigadir Jenderal Polisi?
Tidak ada satu daftar tugas yang berlaku sama untuk seluruh Brigjen Pol karena tugas seorang Brigjen Pol ditentukan oleh jabatan yang diembannya.
Sebagai perwira tinggi, seorang Brigjen Pol dapat memiliki tanggung jawab dalam bidang manajemen organisasi, pembinaan, operasional, pengawasan, maupun fungsi kepolisian tertentu.
Secara umum, beberapa bentuk tugas yang dapat dijalankan meliputi:
1. Memimpin Organisasi atau Satuan
Seorang Brigjen Pol dapat diberikan tanggung jawab untuk memimpin satuan atau unit tertentu dalam struktur Polri.
Dalam posisi tersebut, ia bertugas mengarahkan personel, mengawasi pelaksanaan program, serta memastikan pekerjaan organisasi berjalan sesuai ketentuan.
2. Melakukan Pembinaan Personel
Perwira tinggi juga dapat terlibat dalam pembinaan sumber daya manusia di lingkungan kepolisian. Pembinaan dapat mencakup pengembangan profesionalisme, kedisiplinan, pendidikan, serta peningkatan kemampuan personel.
Kemampuan memimpin dan mengelola personel menjadi aspek penting karena seorang perwira tinggi dapat bertanggung jawab terhadap organisasi dengan jumlah anggota yang besar.
3. Mengawasi Pelaksanaan Tugas
Brigjen Pol yang menduduki jabatan tertentu dapat memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan tugas bawahannya.
Pengawasan diperlukan untuk memastikan kegiatan kepolisian berjalan sesuai aturan, prosedur, serta kebijakan yang telah ditetapkan.
4. Menjalankan Fungsi Kepolisian Sesuai Jabatan
Seorang Brigjen Pol juga dapat menjalankan fungsi kepolisian tertentu sesuai bidang yang menjadi tanggung jawabnya.
Polri sendiri memiliki tugas yang luas, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, tugas Brigjen Pol dalam praktiknya mengikuti fungsi satuan dan jabatan yang diberikan kepadanya.
Jabatan yang Dapat Diduduki Brigjen Pol
Karena Brigjen Pol merupakan pangkat, seorang pemegang pangkat ini dapat ditempatkan pada berbagai posisi strategis.
Jabatan tersebut dapat berada di lingkungan Mabes Polri, Polda, maupun satuan atau lembaga tertentu sesuai kebutuhan organisasi.
Salah satu contohnya dapat ditemukan di Korlantas Polri. Pada September 2025, Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri dilaporkan resmi menyandang pangkat Brigjen Pol. Contoh tersebut menunjukkan bahwa pangkat Brigjen Pol dapat melekat pada pejabat yang menjalankan fungsi tertentu dalam organisasi kepolisian.
Dengan demikian, tidak tepat jika tugas Brigjen Pol selalu disamakan dengan satu jabatan tertentu. Jabatan dan bidang penugasan menentukan tanggung jawab sehari-hari seorang Brigjen Pol.
Bagaimana Polisi Bisa Mendapat Pangkat Brigjen Pol?
Mencapai pangkat Brigadir Jenderal Polisi merupakan bagian dari proses perjalanan karier dalam institusi Polri.
Seorang anggota kepolisian harus melewati berbagai jenjang pendidikan, kepangkatan, penugasan, serta proses pembinaan karier. Kenaikan pangkat juga tidak hanya berkaitan dengan lamanya seseorang berdinas, tetapi mengikuti mekanisme administrasi dan ketentuan yang berlaku.
Regulasi mengenai administrasi kepangkatan anggota Polri telah mengalami beberapa perubahan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi. Salah satunya adalah Peraturan Polri Nomor 11 Tahun 2018 yang mengubah ketentuan administrasi kepangkatan anggota Polri.
Dalam perkembangannya, kenaikan pangkat juga dapat diberikan melalui mekanisme tertentu, termasuk kenaikan pangkat pengabdian. Pada April 2026, misalnya, seorang Karo Ops Polda Aceh dilaporkan memperoleh kenaikan pangkat pengabdian dari Komisaris Besar Polisi menjadi Brigadir Jenderal Polisi.
Perbedaan Brigjen Pol dan Irjen Pol
Brigjen Pol dan Irjen Pol sama-sama termasuk Perwira Tinggi Polri, tetapi keduanya memiliki tingkat pangkat yang berbeda.
Brigjen Pol memiliki satu bintang, sedangkan Irjen Pol memiliki dua bintang. Artinya, Irjen Pol berada satu tingkat di atas Brigjen Pol.
Di atas Irjen Pol terdapat Komjen Pol dengan tiga bintang, sedangkan pangkat tertinggi adalah Jenderal Polisi dengan empat bintang.
Perbedaan pangkat ini menunjukkan jenjang kepangkatan, tetapi tidak otomatis menjelaskan jabatan yang sedang diemban. Seorang Brigjen Pol dan Irjen Pol dapat memiliki bidang tugas berbeda sesuai dengan posisi masing-masing.
Peran Brigjen Pol dalam Organisasi Polri
Sebagai bagian dari Perwira Tinggi, Brigjen Pol mempunyai peran penting dalam membantu menjalankan roda organisasi kepolisian.
Tanggung jawab tersebut dapat berkaitan dengan kepemimpinan, perencanaan, pengawasan, koordinasi, pembinaan personel, hingga pelaksanaan fungsi kepolisian tertentu.
Peran tersebut menjadi semakin penting karena organisasi Polri memiliki struktur yang luas dan menjalankan berbagai fungsi untuk memenuhi kebutuhan keamanan masyarakat.
Selain itu, perwira tinggi juga diharapkan mampu mengambil keputusan secara profesional dan bertanggung jawab sesuai kewenangan yang diberikan oleh organisasi.
Brigjen Pol dalam Perkembangan Karier Kepolisian
Pangkat Brigjen Pol juga menunjukkan adanya jenjang karier yang dapat dicapai seorang anggota Polri. Dalam beberapa kesempatan, Polri memberikan kenaikan pangkat kepada personel sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian.
Pada Maret 2026, misalnya, sebanyak 32 personel dilaporkan naik menjadi Brigjen Pol dalam salah satu periode kenaikan pangkat Perwira Tinggi Polri.
Hal ini menunjukkan bahwa pangkat Brigjen Pol menjadi salah satu tahapan penting dalam struktur karier Perwira Tinggi Polri.
Kesimpulan
Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) merupakan pangkat Perwira Tinggi Polri dengan tanda satu bintang. Dalam struktur kepangkatan, Brigjen Pol berada di bawah Irjen Pol dan di atas jenjang perwira menengah.
Tugas seorang Brigjen Pol tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan pangkatnya. Sebagai sebuah pangkat, Brigjen Pol dapat melekat pada berbagai jabatan dan bidang penugasan. Karena itu, tanggung jawabnya dapat meliputi kepemimpinan, pembinaan personel, pengawasan, koordinasi, hingga pelaksanaan fungsi kepolisian tertentu.
Dengan memahami perbedaan antara pangkat dan jabatan, masyarakat dapat lebih mudah memahami posisi Brigadir Jenderal Polisi dalam struktur Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pangkat menunjukkan jenjang kepangkatan, sedangkan jabatan menentukan tugas, tanggung jawab, serta ruang lingkup pekerjaan yang dijalankan.
penulis; sekar nur indriyani