AFC Champions League Two (ACL 2): Format, Jadwal, Peserta, dan Fakta Menarik yang Wajib Diketahui
AFC Champions League Two (ACL 2) merupakan salah satu kompetisi klub sepak bola paling bergengsi di Asia. Turnamen ini berada di bawah AFC Champions League Elite dan menjadi ajang penting bagi klub-klub dari berbagai negara Asia untuk bersaing di tingkat kontinental.
Kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai AFC Cup tersebut menggunakan nama AFC Champions League Two mulai musim 2024/2025 sebagai bagian dari perubahan struktur kompetisi klub AFC. Pada musim 2026/2027, ACL 2 kembali menghadirkan 32 klub yang bersaing untuk memperebutkan gelar juara.
Bagi penggemar sepak bola Asia, ACL 2 menarik untuk diikuti karena mempertemukan klub dari berbagai negara dengan karakter permainan yang berbeda. Klub Indonesia juga memiliki kesempatan menunjukkan kualitasnya di panggung Asia.
Apa Itu AFC Champions League Two?
AFC Champions League Two atau ACL 2 adalah kompetisi klub putra tingkat kedua yang diselenggarakan oleh Asian Football Confederation (AFC).
Kompetisi ini sebelumnya menggunakan nama AFC Cup. Mulai musim 2024/2025, AFC melakukan perubahan nama dan struktur kompetisi klub sehingga AFC Cup berganti menjadi AFC Champions League Two.
Meskipun berada di bawah AFC Champions League Elite dalam hierarki kompetisi klub Asia, ACL 2 tetap memiliki nilai penting. Klub peserta dapat memperoleh pengalaman bertanding melawan tim dari negara lain dan meningkatkan reputasi mereka di tingkat Asia.
ACL 2 2026/2027 Diikuti 32 Klub
Musim AFC Champions League Two 2026/2027 diikuti oleh 32 klub. AFC mengumumkan bahwa 32 peserta tersebut telah mengetahui lawan masing-masing setelah pengundian fase grup yang berlangsung di Kuala Lumpur pada 18 Agustus 2026.
Ke-32 klub tersebut dibagi ke dalam dua wilayah, yaitu West Region dan East Region. Pembagian wilayah tersebut mempertimbangkan zona geografis dalam struktur AFC.
West Region mencakup klub dari zona West, South, dan Central. Sementara itu, East Region mencakup klub dari zona East dan ASEAN.
Pembagian wilayah membuat perjalanan kompetisi menjadi lebih terorganisasi sekaligus mengurangi tantangan geografis yang terlalu besar pada fase awal.
Format AFC Champions League Two
Format ACL 2 terdiri dari tiga tahapan utama, yaitu Preliminary Stage, Group Stage, dan Knockout Stage. Hal tersebut tercantum dalam regulasi resmi AFC Champions League Two 2026/2027.
1. Preliminary Stage
Preliminary Stage atau babak pendahuluan menjadi tahap pertama kompetisi.
Dalam regulasi musim 2026/2027, babak pendahuluan dapat terdiri dari maksimal tiga putaran. Setiap pertandingan pada tahap ini menggunakan sistem single-leg knockout, sehingga satu pertandingan menentukan tim yang melaju ke tahap berikutnya.
Namun, tidak semua klub harus melewati tahap pendahuluan. Sejumlah klub mendapatkan tempat langsung di fase grup berdasarkan alokasi slot dan ketentuan AFC.
2. Group Stage
Setelah babak pendahuluan, kompetisi memasuki fase grup.
Pada musim 2026/2027, terdapat 32 klub yang tampil di fase grup. Klub-klub tersebut terbagi ke dalam delapan grup yang terdiri dari empat tim.
Pertandingan fase grup menggunakan format home and away round-robin. Artinya, setiap klub menghadapi lawan-lawannya di kandang dan tandang. Fase grup ACL 2 2026/2027 dimulai pada 15 September 2026.
Dengan format tersebut, setiap pertandingan memiliki arti penting karena klub harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin untuk mendapatkan posisi terbaik di grup.
3. Knockout Stage
Setelah fase grup selesai, klub-klub yang berhasil lolos akan melanjutkan perjalanan ke fase knockout.
Menurut regulasi AFC, Knockout Stage terdiri dari babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final.
Tahapan inilah yang biasanya menjadi bagian paling menarik karena kesalahan kecil dapat mengakhiri perjalanan sebuah klub.
Jadwal ACL 2 2026/2027
Untuk musim 2026/2027, fase grup AFC Champions League Two dimulai pada 15 September 2026. AFC telah menetapkan pertandingan fase grup menggunakan format kandang dan tandang.
Dengan demikian, penggemar sepak bola dapat mengikuti perjalanan klub favorit mereka sejak pertandingan pertama hingga persaingan menuju fase knockout.
Jadwal pertandingan dapat mengalami penyesuaian berdasarkan kebutuhan kompetisi, kondisi stadion, keamanan, perjalanan, serta keputusan AFC. Karena itu, penggemar sebaiknya selalu mengecek jadwal terbaru melalui kanal resmi AFC atau klub peserta.
Persib Bandung di ACL 2 2026/2027
Salah satu perhatian penggemar sepak bola Indonesia pada musim 2026/2027 adalah kehadiran Persib Bandung.
Persib berhasil mengamankan tempat di fase grup ACL 2 setelah menang 1-0 atas Manila Digger FC pada babak pendahuluan. Gol kemenangan dicetak Mariano Peralta pada menit ke-88.
Hasil tersebut membuat Persib bergabung dengan FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel FC dari Vietnam di Grup E. Fase grup Persib dimulai pada September 2026.
Kehadiran Persib menjadi kesempatan penting bagi sepak bola Indonesia untuk menunjukkan perkembangan klub di kompetisi Asia.
Persaingan Klub dari Berbagai Negara
ACL 2 menghadirkan klub-klub dari berbagai wilayah Asia. Pesertanya tidak hanya berasal dari negara yang memiliki tradisi sepak bola kuat, tetapi juga negara yang sedang mengembangkan kompetisi domestiknya.
Keragaman peserta membuat ACL 2 menjadi kompetisi yang menarik. Setiap klub membawa gaya bermain, pengalaman, dan karakter sepak bola yang berbeda.
Bagi klub yang berhasil tampil konsisten, kompetisi ini juga dapat menjadi sarana meningkatkan pengalaman pemain dan memperkenalkan klub kepada penonton di luar negara asalnya.
Fakta Menarik tentang ACL 2
Ada beberapa fakta menarik mengenai AFC Champions League Two yang perlu diketahui.
Pertama, ACL 2 sebelumnya bernama AFC Cup. Nama baru tersebut mulai digunakan pada musim 2024/2025 sebagai bagian dari perubahan struktur kompetisi klub AFC.
Kedua, ACL 2 2026/2027 merupakan edisi ke-22 dari kompetisi tingkat kedua klub putra Asia dalam sejarahnya. AFC menyebut musim ini sebagai edisi ke-22 dari kompetisi tersebut.
Ketiga, format fase grup terdiri dari 32 klub yang dibagi ke dalam delapan grup. Sistem tersebut membuat persaingan berlangsung dalam dua wilayah besar, yaitu Barat dan Timur.
Keempat, Persib Bandung menjadi salah satu wakil Indonesia di ACL 2 2026/2027. Persib mendapatkan tiket fase grup setelah mengalahkan Manila Digger pada babak pendahuluan.
Kelima, juara ACL 2 juga menjadi bagian dari sejarah kompetisi klub Asia yang sebelumnya dikenal dengan nama AFC Cup. Pada musim 2024/2025, Sharjah FC menjadi juara, sedangkan Gamba Osaka menjadi juara pada musim 2025/2026.
Perbedaan ACL 2 dan ACL Elite
Banyak penggemar sepak bola masih bertanya mengenai perbedaan AFC Champions League Two dengan AFC Champions League Elite.
Secara sederhana, ACL Elite merupakan kompetisi klub putra tingkat tertinggi AFC, sedangkan ACL 2 merupakan kompetisi tingkat kedua.
Keduanya memiliki format dan jalur kualifikasi yang berbeda. ACL Elite mempertemukan klub-klub papan atas dari negara-negara dengan peringkat kompetisi klub yang tinggi, sedangkan ACL 2 memberikan ruang lebih besar bagi klub dari berbagai asosiasi anggota AFC untuk tampil di kompetisi kontinental.
Kehadiran dua kompetisi tersebut membuat sistem sepak bola klub Asia menjadi semakin luas dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi klub untuk tampil di level internasional.
Mengapa ACL 2 Penting bagi Klub Asia?
ACL 2 memiliki peran penting dalam perkembangan sepak bola klub di Asia. Kompetisi ini memberikan pengalaman internasional kepada pemain, pelatih, dan manajemen klub.
Bertanding melawan klub dari negara lain juga dapat membantu tim memahami berbagai gaya permainan. Selain itu, pengalaman tampil di kompetisi Asia dapat meningkatkan daya tarik sebuah klub di mata suporter dan calon pemain.
Bagi klub dari negara berkembang, ACL 2 juga menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan mereka dibandingkan klub dari negara dengan kompetisi sepak bola yang lebih maju.
Kesimpulan
AFC Champions League Two (ACL 2) merupakan kompetisi penting dalam kalender sepak bola Asia. Setelah sebelumnya dikenal sebagai AFC Cup, kompetisi ini menggunakan nama ACL 2 sejak musim 2024/2025 dan terus menjadi panggung bagi klub-klub dari berbagai negara Asia.
Pada musim 2026/2027, sebanyak 32 klub mengikuti kompetisi dengan sistem yang terdiri dari Preliminary Stage, Group Stage, dan Knockout Stage. Fase grup dimulai pada 15 September 2026 dengan pertandingan kandang dan tandang.
Kehadiran Persib Bandung juga membuat ACL 2 semakin menarik bagi penggemar sepak bola Indonesia. Perjalanan klub-klub Asia menuju gelar juara akan menjadi salah satu cerita menarik dalam kompetisi sepak bola Asia musim ini.
Dengan format kompetitif, peserta dari berbagai negara, dan kesempatan bagi klub untuk menguji kekuatan di level internasional, AFC Champions League Two layak menjadi salah satu kompetisi yang menarik untuk diikuti oleh pencinta sepak bola Asia.
penulis: Anisa Zahra Sabrina f.

