Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifAmeba ‘Pemakan Otak’ yang Menyebar ke Seluruh Dunia, Rasanya Seperti Film Horor Mengenal Naegleria fowleri, Ameba yang Bertanggung Jawab atas Kematian Jordan ===================================================== Naegleria fowleri, juga dikenal sebagai “ameba pemakan otak”, adalah organisme yang sangat berbahaya. Ini biasanya ditemukan di danau air hangat, kolam air panas, dan kolam yang terbengkalai. Organisme ini dapat memasuki tubuh manusia melalui lubang hidung orang yang menyelam di dalam air dan dengan cepat mulai menyerang jaringan otak.
Momen Penentu di Menit Akhir
Steve Smelski, ayah Jordan, menggambarkan kejadian yang menimpa keluarganya. “Jordan berenang satu hari, satu kali dan [sekarang] dia sudah tiada,” kata Steve, 67 tahun, kepada BBC World Service. Jordan, yang saat itu berusia 11 tahun, meninggal akibat infeksi otak yang disebabkan oleh Naegleria fowleri.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Tahun lalu, lebih dari 200 kasus infeksi Naegleria fowleri teridentifikasi di Indiaâwabah terbesar yang pernah tercatat secara global. Kasus-kasusnya terus muncul di negara itu dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, kurang dari 500 kasus pernah teridentifikasi di seluruh dunia. Wabah tersebut memunculkan kembali kekhawatiran di kalangan peneliti. “Saya pikir akan ada lebih banyak kasus di masa depan. Kita akan melihatnya di seluruh dunia,” kata Dr Anastasios Tsaousis, ahli parasitologi molekuler di University of Kent, Inggris.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kasus-kasus baru juga telah dilaporkan di bagian utara AS yang lebih sejuk dalam 15 tahun terakhir, termasuk Minnesota. Tahun lalu Slovakia mencatat kasus infeksi Naegleria fowleri pertama yang terkonfirmasi. Kasus-kasus tersebut terjadi di luar danau dan sungai yang secara umum dikaitkan dengan ameba tersebut. Di Taiwan, seorang pria meninggal pada 2023 setelah terpapar Naegleria fowleri di fasilitas selancar dalam ruangan. Pada tahun yang sama di AS, seorang balita terinfeksi secara fatal setelah terpapar area bermain air yang terkontaminasi.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
“Ketika air menjadi lebih hangat, [ameba] akan lebih aktif,” kata Tsaousis. “Lalu ada [juga] peluang yang lebih besar bagi orang untuk terinfeksi.” Steve mengungkapkan bahwa putranya tidak memiliki masalah kesehatan sebelum terinfeksi. “Dia benar-benar sehat. Dalam tujuh setengah hari sejak berenang, dia sudah tiada.” Steve menyimpulkan bahwa penyakit itu merenggut pikiran manusia dan jati diri. “Penyakit itu merenggut pikiran manusia, merenggut jati diri,” kata Steve.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5yz42nj606o?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.