20 Juli 2026
featured_image

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Aturan baru dari Uni Eropa mengancam pengguna Android dengan perubahan besar. Google harus membuka akses fitur untuk pesaing, bagaimana dampaknya bagi Anda?

Pengguna Android di Uni Eropa akan segera memiliki pilihan baru dalam menggunakan layanan AI dan mesin pencari, menyusul aturan baru yang dikeluarkan oleh Komisi Eropa. Aturan ini merupakan bagian dari Digital Markets Act (DMA) yang bertujuan membatasi dominasi perusahaan teknologi besar. Salah satu ketentuan mewajibkan Google membuka 11 fitur di sistem operasi Android yang selama ini digunakan layanannya sendiri, termasuk Gemini.

Aturan Baru untuk Membuka Akses

Komisi Eropa mengumumkan rincian kewajiban tersebut setelah enam bulan menjalankan proses untuk memastikan Google mematuhi DMA. Regulator menilai langkah tersebut diperlukan agar pesaing di bidang AI dan mesin pencari memiliki akses yang lebih setara terhadap layanan Google. Dengan perubahan tersebut, asisten AI dari perusahaan lain nantinya dapat diaktifkan melalui perintah suara, serupa dengan perintah “Hey Google”.

Pengguna nantinya dapat memanggil asisten AI pilihan mereka untuk memesan taksi atau mencari informasi mengenai suatu lokasi. Komisi Eropa menyebut fitur-fitur tersebut akan tersedia bagi pengguna mulai Juli 2027 melalui versi Android berikutnya. Namun, akses itu hanya diberikan kepada perusahaan yang memenuhi persyaratan keamanan dan perlindungan privasi.

Implikasi bagi Google dan Pengguna

Google juga diwajibkan membagikan data yang selama ini digunakan untuk mengoptimalkan layanan mesin pencarinya kepada OpenAI serta pengembang chatbot AI lain yang memiliki fungsi pencarian. Data tersebut harus dianonimkan sebelum dibagikan. Google juga tetap diperbolehkan menilai terlebih dahulu apakah perusahaan yang meminta akses menimbulkan risiko terhadap keamanan siber maupun perlindungan data.

Skema pembagian data itu akan mulai diterapkan pada Januari tahun depan. Komisi Eropa juga menetapkan formula untuk menghitung biaya akses terhadap data tersebut. Komisioner Teknologi Uni Eropa Henna Virkkunen mengatakan kebijakan tersebut diharapkan membuka peluang bagi munculnya alternatif terhadap Google Search maupun layanan AI Google seperti Gemini.

Mengapa Aturan Ini Penting?

Melalui langkah-langkah ini, Komisi Eropa berharap akan muncul alternatif bagi Google Search dan layanan AI Google, seperti Gemini, sehingga pengguna di Uni Eropa memiliki lebih banyak pilihan layanan. Kebijakan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kompetisi di bidang teknologi dan memberikan manfaat bagi pengguna.

Namun, Google kembali mengkritik kebijakan tersebut. Penasihat hukum Google, Kent Walker, mengatakan perubahan yang diwajibkan Uni Eropa berisiko melemahkan perlindungan privasi dan keamanan bagi jutaan pengguna di Eropa. Menurutnya, Google telah beberapa kali mengajukan solusi yang diklaim mampu menjaga keamanan pengguna sekaligus memenuhi tujuan DMA.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kebijakan ini dapat menjadi titik balik bagi pengembangan layanan AI dan mesin pencari di Uni Eropa. Dengan adanya aturan ini, perusahaan teknologi lain dapat memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing dengan Google. Pengguna juga dapat memiliki lebih banyak pilihan dalam menggunakan layanan AI dan mesin pencari.

Namun, jalan panjang masih harus ditempuh untuk memastikan bahwa kebijakan ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Komisi Eropa dan perusahaan teknologi harus terus bekerja sama untuk memastikan bahwa keamanan dan privasi pengguna tetap terjaga.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20260717000544-192-1381664/google-dipaksa-buka-android-buat-ai-lain-tak-eksklusif-gemini, without altering the facts of the original article.

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan TikTok Shop

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Melalui Affiliate Marketing

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Menggunakan Canva

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *