**BPJN Jabar-DKI Siap Tinjau Lokasi Cadas Pangeran Sumedang yang Dihimpit Masalah Kualitas** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kementerian PUPR merespons sorotan terkait langkah konkret pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) untuk mencegah longsor berulang di sepanjang jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jabar-DKI, Ibnu Kurniawan, mengaku akan meninjau langsung kondisi tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, menyusul adanya sorotan terkait pengerjaan yang dinilai belum tuntas. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sebelumnya, longsor kerap terjadi di kawasan Cadas Pangeran, terutama saat musim penghujan. Longsor di kawasan tersebut telah menjadi masalah serius yang mempengaruhi keamanan dan keselamatan masyarakat. Pemerintah telah melakukan beberapa upaya untuk memperbaiki kondisi TPT, namun hasilnya masih belum memuaskan. Kondisi TPT di Cadas Pangeran masih belum memenuhi standar yang diinginkan, sehingga membuat masyarakat khawatir tentang keamanan di kawasan tersebut. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Ibnu Kurniawan mengatakan bahwa dirinya belum dapat memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi TPT di Cadas Pangeran karena baru menjabat sebagai Kepala BPJN Jabar-DKI. Namun, ia berjanji akan meninjau langsung kondisi TPT di kawasan tersebut dan akan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi tersebut. Ia juga menyinggung usulan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di sejumlah titik jalan nasional, termasuk di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, pembangunan JPO bukan menjadi kewenangan Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPJN, melainkan berada di bawah kewenangan Kementerian Perhubungan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Ibnu Kurniawan menambahkan bahwa BPJN saat ini lebih memfokuskan penanganan pada peningkatan kualitas jalan nasional. Menurutnya, berdasarkan data kecelakaan lalu lintas, kondisi perkerasan jalan menjadi salah satu aspek penting yang harus terus diperbaiki. Ia juga menilai keberadaan trotoar yang layak juga tidak kalah penting untuk mendukung keselamatan dan aktivitas masyarakat. “Tadi Pak Bupati menyampaikan setiap instansi diwajibkan berolahraga, minimal berjalan 20.000 langkah setiap pekan. Tentu itu harus didukung dengan trotoar yang baik agar masyarakat bisa berjalan kaki dengan aman dan nyaman,” ujarnya. Sebagai jawaban atas sorotan terkait langkah konkret pembangunan dan rehabilitasi tembok penahan tanah (TPT) untuk mencegah longsor berulang di sepanjang jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jabar-DKI, Ibnu Kurniawan, siap meninjau langsung kondisi tembok penahan tanah (TPT) di kawasan tersebut. Pembangunan dan rehabilitasi TPT di Cadas Pangeran masih menjadi perhatian utama pemerintah, dan pemerintah siap mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jabar.tribunnews.com/sumedang/1180870/tpt-cadas-pangeran-sumedang-disorot-kepala-bpjn-jabar-dki-siap-tinjau-langsung-lokasi, without altering the facts of the original article.