5 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Penjual sayur tewas tertembak senapan angin, pelaku ternyata Orang Dengan Gangguan Jiwa yang mengamuk. Apa yang menyebabkan pelaku melakukan aksi kekerasan tersebut?

Penjual sayur di Warung Nur Handi, Agus Setyabudi (43), mengalami luka tembak di paha kanan saat berada di Warkop Nur Handi, Rabu (29/7/2026) pagi silam. Pelaku penembakan ternyata Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sedang mengamuk, Mj (44) alias Nogleng.

Momen Penentu di Menit Akhir

Menurut Kapolsek Sumbergempol, AKP M Anshori, saat itu korban selesai jualan sayur, mampir ke Warkop untuk minum kopi. Namun berselang 5 menit, datang terduga pelaku, Nogleng, sambil marah-marah dan menenteng senapan angin.

“Saat itu korban mendapati paha kanannya berdarah. Korban sempat minta tolong ke pemilik Warkop,” sambung Anshori. Pemilik warkop, Nur Handi, sempat melihat luka yang menyebabkan paha kanan Agus berdarah.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Hasil pemeriksaan Nur Handi, ternyata paha kanan Agus kena peluru senapan angin yang dibawa Nogleng. Kejadian ini dilaporkan ke perangkat desa setempat, sementara Agus dievakuasi ke RSUD dr Iskak untuk mendapatkan pertolongan medis.

Informasi yang mengejutkan datang dari beberapa saksi, bahwa Nogleng adalah pasien ODGJ dalam perawatan Puskesmas Sumbergempol. Mengetahui fakta itu, Agus sebagai korban juga setuju tidak melakukan penuntutan.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kejadian ini menunjukkan bahwa ODGJ dapat menjadi ancaman bagi masyarakat. Mereka dapat kehilangan kendali dan melakukan tindakan yang berbahaya. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesadaran dan pengawasan bagi orang-orang yang menderita ODGJ.

Keluarga terduga pelaku bersedia membiayai perawatan korban sampai sembuh. Masalah selesai dengan kekeluargaan disaksikan Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Pemerintah Desa Bukur.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kejadian ini juga menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam sistem kesehatan mental di Indonesia. Perlu adanya peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan mental bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang menderita ODGJ.

Agus Setyabudi, korban luka tembak, dipastikan akan sembuh dengan perawatan yang memadai. Namun, kejadian ini akan menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa perlu adanya kesadaran dan pengawasan bagi orang-orang yang menderita ODGJ.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jatim.tribunnews.com/jatim/554549/enak-enak-ngopi-di-warung-penjual-sayur-ditembak-senapan-angin-pelaku-ternyata-pria-odgj, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *