Hepatitis Disebut Silent Killer, Karena Gejalanya Sangat Ringan dan Terkadang Tak Bergejala
Penyakit hepatitis yang disebabkan oleh virus sering disebut sebagai silent killer. Hal ini karena gejalanya yang sangat ringan, bahkan tak bergejala sama sekali. Penderitanya banyak yang baru menyadari penyakit ini setelah beberapa bulan, bahkan hingga beberapa tahun sejak pertama kali terpapar.
Gejala Hepatitis Butuh Waktu Lama untuk Muncul
Menurut National Library of Medicine AS, gejala dan tanda penyakit ini biasanya baru terlihat jelas setelah menyebabkan kerusakan hati yang parah. Gejala hepatitis butuh waktu lama untuk muncul, bahkan bisa bertahun-tahun setelah terinfeksi. Istilah hepatitis itu sendiri mengacu pada peradangan di hati. Peradangan ini bisa disebabkan oleh virus hepatitis A, B, C, D, dan E.
Kerusakan Hati yang Parah Setelah Gejala Muncul
Saat gejala hepatitis mulai muncul, kondisi hati sudah sangat parah. Menurut laporan, kerusakan hati yang parah ini bisa menyebabkan komplikasi berupa gagal hati akut (GHA) dan kanker hati. GHA adalah kondisi yang sangat berat, sehingga memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.
Apa Dampak Hepatitis Kronis dan Kapan Harus ke Dokter?
Menurut data, hepatitis kronis dapat menyebabkan kerusakan hati yang permanen dan meningkatkan risiko kanker hati. Selain itu, hepatitis kronis juga dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan lainnya di tubuh. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sebelum kondisi menjadi parah.
Dampak Hepatitis Terhadap Kesehatan
Hepatitis dapat menyebabkan kerusakan hati yang permanen dan meningkatkan risiko kanker hati. Selain itu, hepatitis juga dapat menyebabkan peradangan dan kerusakan lainnya di tubuh. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sebelum kondisi menjadi parah.
Kapan Harus ke Dokter?
Anda harus segera ke dokter jika mengalami gejala-gejala berikut: demam, lelah, nyeri perut, dan perubahan warna urine atau air kencing. Jika Anda memiliki riwayat penyakit hepatitis, perlu dilakukan pemeriksaan rutin untuk memantau kondisi hati.
Demikian informasi tentang hepatitis yang disebut silent killer. Ingatlah bahwa hepatitis dapat menyebabkan kerusakan hati yang permanen dan meningkatkan risiko kanker hati. Oleh karena itu, perlu dilakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sebelum kondisi menjadi parah.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260727184017-255-1385466/dijuluki-silent-killer-ini-alasan-hepatitis-sulit-dideteksi-dini, without altering the facts of the original article.