27 Agustus 2026
featured_image

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Dinas PUPR Banjarmasin menargetkan 100 titik pengerukan sungai hingga 2026, dengan 49 lokasi sudah dikerjakan. Apa saja upaya yang dilakukan untuk mencapai target ini?

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin menargetkan pengerukan sungai sebanyak 100 titik hingga akhir 2026. Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Banjarmasin, Khairina Rahmi, mengungkapkan bahwa hingga Juni 2026, sebanyak 49 titik pengerukan sungai telah dilakukan. Pengerukan sungai ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air, mengatasi luapan air, dan mengendalikan genangan banjir saat musim hujan.

Fokus Pengerukan Sungai

Khairina Rahmi menjelaskan bahwa pengerukan sungai telah dilakukan secara bertahap. Pada Januari, ada 14 sungai yang dikeruk, lalu tujuh sungai pada Februari, enam sungai pada Maret, tujuh sungai pada April, enam sungai pada Mei, dan sembilan sungai pada Juni. Wilayah penanganan normalisasi sungai mayoritas sudah dikerjakan di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Timur. Saat ini, fokus pengerjaan akan dilanjutkan ke Banjarmasin Barat.

🔖 Baca juga:
Waspada Cuaca Ekstrem di Sulut, BMKG Prediksi Mayoritas Berawan pada 10-11 Juli 2026

Progres dan Target

Hingga pertengahan 2026, progres pekerjaan sudah berjalan hampir 50 persen. Target pengerukan untuk memperoleh kedalaman yakni mencapai 2 hingga 2,5 meter. Pengerjaan ini masih dimaksimalkan secara swakelola internal. Namun, penambahan alat berat berupa amfibi juga sedang diupayakan untuk mempercepat pengerukan sungai dan optimalisasi di lapangan.

Mengapa Pengerukan Sungai Penting?

Normalisasi sungai masih menjadi program prioritas karena pengerukan dilakukan guna menambah daya tampung, mengatasi luapan air, dan mengendalikan genangan banjir saat mulai memasuki musim hujan. Hal ini masih mengacu pada masterplan sebelumnya, pengendali genangan berbasis kawasan. Pengerukan sungai juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan mengurangi risiko banjir.

🔖 Baca juga:
Kebakaran Semak di Sungaitiung Cempaka Banjar, Dishut Gunakan Drone untuk Pantau Titik Panas

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan target 100 titik pengerukan sungai hingga akhir 2026, Dinas PUPR Banjarmasin masih memiliki pekerjaan rumah yang panjang. Meskipun progres pekerjaan sudah berjalan hampir 50 persen, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi, seperti keterbatasan alat berat dan terhambatnya akses ke lokasi pengerjaan. Namun, dengan komitmen dan kerja keras, diharapkan target pengerukan sungai dapat tercapai dan memberikan manfaat bagi masyarakat Banjarmasin.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/kalsel/1367821/100-titik-pengerukan-sungai-ditargetkan-dinas-pupr-banjarmasin-49-lokasi-sudah-dikerjakan, without altering the facts of the original article.

🔖 Baca juga:
Bupati Ischak Minta Dukungan Kementan untuk Percepat Penanganan Bendung Danawarih dan Cipero Tegal

Peluang Emas: 2.126 Lowongan Kerja Online dan Pendidikan Vokasi Siap Kerja di Banten!

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *