28 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
DPRD Bali membahas utang dan pelayanan rumah sakit umum, tetapi beban utang Rp34 miliar terungkap.

**DPRD Bali Bahas Utang dan Pelayanan Rumah Sakit Umum di Rapat Kerja dengan RSU Negara** Pemerintah Provinsi Bali kembali membahas isu utang dan pelayanan rumah sakit umum di Provinsi Bali. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan di rumah sakit pemerintah, DPRD Bali melakukan rapat kerja dengan Rumah Sakit Umum Negara (RSU Negara) di Bali. Dalam rapat kerja tersebut, terungkap bahwa beban utang RSU Negara mencapai Rp34 miliar. **Momen Penentu di Menit Akhir** Rapat kerja dihadiri oleh Ketua Komisi III DPRD Jembrana, Dewa Putu Hendri, yang menyampaikan bahwa rapat kerja tersebut bertujuan untuk membahas kondisi pelayanan rumah sakit saat ini, khususnya yang berkaitan dengan obat-obatan dan kondisi keuangan rumah sakit. “Kami mengundang jajaran RSU Negara agar mengetahui kondisi dan data sebenarnya saat ini,” jelasnya. Dalam penjelasan Direktur RSU Negara, terungkap bahwa total utang RSU Negara sebesar Rp33,4 miliar pada tahun 2025. Rinciannya, sekitar 52 persen merupakan utang obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP), sedangkan sisanya merupakan utang di luar obat dan BMHP. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Dalam penjelasan tersebut, juga dibeberkan bahwa utang tersebut juga berasal dari insentif pegawai, kerja sama pelayanan hemodialisa, serta kerja sama pengelolaan limbah rumah sakit, dan lainnya. Jika secara total, posisi utang sebesar Rp34 miliar tersebut tidak seluruhnya merupakan utang obat dan BMHP. Sekitar 52 persen atau kurang lebih Rp17 sampai Rp18 miliar merupakan utang obat dan BMHP, sedangkan sisanya merupakan berbagai kewajiban lainnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Mengingat saat ini tercatat ada minus 200-300 juta sebulan hanya untuk operasional, perlu pembahasan lebih lanjut agar menemukan solusi yang tepat. “Ini menjadi hal yang harus dicarikan solusi. Karena pendapatan rumah sakit masih minus jika dibangunkan operasionalnya. Sehingga perlu pembahasan lebih lanjut misalnya pengajuan perbantuan keuangan dari Pemkab,” jelasnya. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam upaya meningkatkan pelayanan di rumah sakit pemerintah, pihak RSU Negara telah melakukan upaya efisiensi secara internal. Seperti pemotongan tunjangan para pegawai dan lainnya agar minus keuangan tak terus membengkak ke depannya. Namun, perlu pembahasan lebih lanjut agar menemukan solusi yang tepat untuk mengatasi beban utang yang semakin besar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://bali.tribunnews.com/jembrana/602126/dprd-gelar-rapat-kerja-dengan-rsu-negara-bali-bahas-utang-hingga-pelayanan-rumah-sakit-umum, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *