27 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Andrea Pirlo ditolak Guardiola dan Ancelotti, tapi FIGC masih percaya pada ia, siapa yang akan mengemban tanggung jawab tim nasional Italia?

Momen Penentu di Menit Akhir

Langsung ke inti berita, FIGC kabarnya mengalihkan buruannya ke Andrea Pirlo setelah tertarik melatih Timnas Italia. Laporan terbaru menyebut, kesepakatan verbal sudah tercapai antara Pirlo dan FIGC. Bahkan, pelatih berusia 47 tahun itu langsung menyiapkan staf pendukungnya. Beberapa asisten setianya seperti Roberto Baronio dan Roberto De Bellis akan dibawa. Kemudian sosok baru yakni Paolo Bertelli dan Marco Savorani juga siap gabung.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Dalam mencari pelatih baru, FIGC mendekati Guardiola dan Ancelotti. Namun, keduanya menolak karena alasan yang berbeda. Ancelotti menolak karena masih terikat kontrak di Timnas Brasil, sedangkan Guardiola mengaku belum siap, mengingat baru saja rehat setelah meninggalkan Manchester City musim panas ini. Selain itu, Pirlo juga memiliki catatan yang tidak biasa sebagai pelatih. Ia baru enam tahun melatih dan memulai debutnya bersama Juventus U-23 pada 2020. Ia kemudian naik melatih tim senior Juventus, dan sempat mempersembahkan gelar Coppa Italia dan Piala Super Italia.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Kesepakatan verbal antara Pirlo dan FIGC memiliki dampak yang signifikan bagi Timnas Italia. Dengan Pirlo sebagai pelatih, Timnas Italia dapat memiliki visi yang jelas dan konsisten. Pirlo memiliki pengalaman sebagai pemain di Timnas Italia dan dapat membawa pengetahuan tersebut ke posisi pelatih. Selain itu, Pirlo juga dapat membawa staf pendukung yang dapat membantu dalam proses pelatihan. Namun, perlu diingat bahwa Pirlo masih memiliki catatan yang tidak biasa sebagai pelatih, sehingga perlu waktu untuk mengetahui hasilnya.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Dengan kesepakatan verbal antara Pirlo dan FIGC, Timnas Italia dapat memulai proses pelatihan yang lebih baik. Namun, perlu diingat bahwa jalan panjang masih harus ditempuh. Pirlo masih harus mempersiapkan staf pendukung, dan Timnas Italia masih harus membangun visi yang jelas dan konsisten. Selain itu, Pirlo juga harus membangun hubungan yang baik dengan pemain dan staf pendukung. Semua ini membutuhkan waktu dan usaha yang besar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-8589266/ditolak-guardiola-dan-ancelotti-figc-minta-andrea-pirlo-latih-italia, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *