Gempa Bumi Mengguncang Jawa Barat, Beberapa di Antaranya Berasal dari Zona Megathrust yang Rawan
Gempa tektonik mengguncang sebagian daerah di Kabupaten Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat, pada Kamis petang dan Jumat subuh, 30-31 Juli 2026. Sumber gempa berasal dari pusatnya yang berbeda di darat dan di laut.
Kronologi Fakta
Lindu menggetarkan wilayah Cianjur dengan Magnitudo 1,9 pada Jumat subuh, tepatnya pukul 03.06 WIB. Menurut Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah II Tangerang Hartanto, pusat gempa ini berada di darat, 6 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur. Gempa datang dari kedalaman 18 kilometer.
Menurut keterangan tertulis yang dibagikannya pascagempa itu, pemicunya adalah aktivitas sesar aktif. Dampak guncangannya dirasakan di wilayah Cianjur pada skala intensitas I-II MMI. Itu artinya lindu tersebut relatif lemah, namun masih cukup dirasakan oleh masyarakat setempat.
Mengapa & Dampak
Tim bukaan kegempaan ini menyebutkan bahwa zona megathrust di Jawa Barat merupakan salah satu zona yang rawan gempa. Zona ini merupakan batas antara lempeng Australia dan Eurasia, yang sering bergerak saling berdekatan dan menyebabkan gempa tektonik.
Menurut Hartanto, zona megathrust ini telah beberapa kali mengalami gempa besar sebelumnya, seperti pada tahun 2009 dan 2018. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu siap menghadapi kemungkinan gempa teknis yang mungkin terjadi.
Penutup
Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa gempa bumi di Jawa Barat ini merupakan contoh dari fenomena alam yang kompleks dan memerlukan penelitian lebih lanjut. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus meningkatkan kesadaran dan siap menghadapi kemungkinan gempa teknis yang mungkin terjadi.
Semoga bermanfaat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://tekno.tempo.co/read/2116230/gempa-getarkan-jawa-barat-ada-yang-dari-zona-megathrust, without altering the facts of the original article.