Harga Minyak Melonjak Lagi, Mendekati US$ 85/Barel karena Kenaikan Permintaan
Harga minyak mentah Brent tercatat naik US$ 1,20, atau 1,44%, menjadi US$ 84,79 per barel pada pukul 22:06 GMT atau sekitar pukul 05:06 WIB. Sementara minyak mentah Texas Intermediate Barat AS berada di US$ 79,29 per barel, atau naik 1,08%, sebesar US$ 1,12 per barel.
Penyebab Harga Minyak Melonjak
Iran masih enggan membuka secara penuh jalur pelayaran di Hormuz. Negara tersebut telah mencapai kesepakatan dengan Oman untuk menentukan jalur pelayaran baru, hanya saja untuk kapal AS masih harus memenuhi persyaratan lainnya. Garda Revolusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) menyatakan tidak akan membuka kembali Selat Hormuz hingga Amerika Serikat (AS) memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan oleh negaranya. Salah satu syarat tersebut termasuk kompensasi atas kerusakan akibat perang.
“Selat ini kini sebenarnya bukan lagi milik kita, tetapi milik rakyat kita,” kata seorang pejabat Iran. Strategi mereka adalah mempertahankan penutupan selat hingga musuh menerima semua syarat yang ditawarkan. Hal ini menunjukkan bahwa Iran masih tidak puas dengan keadaan saat ini dan ingin mendapatkan keuntungan lebih dari Amerika Serikat.
Dampak Harga Minyak Melonjak
Harga minyak melonjak memiliki dampak yang signifikan pada ekonomi dunia. Meningkatnya harga minyak dapat memicu inflasi, meningkatkan biaya hidup, dan mempengaruhi industri yang bergantung pada minyak. Selain itu, harga minyak yang tinggi juga dapat mempengaruhi keputusan politik dan ekonomi negara-negara yang bergantung pada minyak.
Timnas Indonesia, yang juga bergantung pada minyak, dapat dipengaruhi oleh harga minyak yang tinggi. Meningkatnya biaya hidup dapat mempengaruhi kemampuan skuad nasional untuk mengikuti kompetisi internasional. Selain itu, harga minyak yang tinggi juga dapat mempengaruhi keputusan politik pemerintah Indonesia untuk mengatur impor minyak.
Perspektif Harga Minyak di Masa Depan
Harga minyak di masa depan masih belum jelas. Namun, beberapa analis memprediksi bahwa harga minyak akan terus melonjak karena kenaikan permintaan dan penurunan produksi. Iran masih enggan membuka secara penuh jalur pelayaran di Hormuz, yang dapat memicu kenaikan harga minyak.
Demikian informasi mengenai harga minyak yang melonjak. Semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut tentang harga minyak di dunia.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://finance.detik.com/energi/d-8611498/harga-minyak-mendidih-lagi-dekati-us-85-barel, without altering the facts of the original article.