18 Agustus 2026
Hasil Cremonese vs Sampdoria: Skor 2-0, Jalannya Pertandingan, Susunan Pemain, dan Statistik

Hasil Cremonese vs Sampdoria: Skor 2-0, Jalannya Pertandingan, Susunan Pemain, dan Statistik

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Hasil Cremonese vs Sampdoria dalam pertandingan Coppa Italia 2026/2027 berakhir dengan kemenangan Cremonese. Bermain pada Senin, 17 Agustus 2026, Cremonese berhasil mengalahkan Sampdoria dengan skor 2-0 dalam laga putaran pertama kompetisi.

Dua gol Cremonese dicetak oleh David Stuckler pada menit ke-23 dan Tommaso Berti pada menit ke-90+3. Hasil tersebut memastikan Cremonese melaju ke babak berikutnya, sementara Sampdoria harus mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia.

Pertandingan ini menarik perhatian karena kedua klub sama-sama mempunyai sejarah panjang dalam sepak bola Italia. Cremonese datang dengan pengalaman bermain di Serie A pada musim sebelumnya, sedangkan Sampdoria berusaha membangun kembali kekuatan setelah menjalani kompetisi Serie B.

Hasil Akhir Cremonese vs Sampdoria

Pertandingan Cremonese vs Sampdoria berakhir dengan skor:

Cremonese 2-0 Sampdoria

Cremonese membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui David Stuckler. Penyerang tersebut berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa timnya unggul 1-0.

Sampdoria kemudian berusaha mencari gol penyama. Namun, pertahanan Cremonese mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki menit-menit akhir.

Ketika pertandingan hampir selesai, Tommaso Berti mencetak gol kedua pada menit ke-90+3. Gol tersebut memastikan Cremonese menang dengan skor 2-0.

Kemenangan ini juga menjadi clean sheet bagi Cremonese. Sampdoria tidak mampu mencetak gol sepanjang pertandingan.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Sejak pertandingan dimulai, kedua tim berusaha bermain hati-hati. Cremonese mencoba membangun serangan melalui lini tengah, sedangkan Sampdoria berusaha menjaga organisasi pertahanan.

Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1, sementara Sampdoria tampil dengan formasi 4-3-3. Perbedaan sistem permainan tersebut membuat pertarungan lini tengah menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan.

Cremonese akhirnya mendapatkan momentum pada menit ke-23. David Stuckler berhasil mencetak gol pembuka dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Setelah gol tersebut, Sampdoria mencoba meningkatkan tekanan. Mereka membutuhkan gol untuk mengembalikan pertandingan ke posisi seimbang.

Namun, Cremonese mampu mempertahankan struktur permainan. Para pemain belakang bekerja cukup disiplin untuk menghalau serangan Sampdoria.

Babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan Cremonese 1-0 Sampdoria.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Sampdoria mencoba tampil lebih agresif. Mereka melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang.

Pada menit ke-54, Cremonese juga melakukan pergantian setelah David Stuckler ditarik keluar karena cedera. Manuel De Luca masuk menggantikannya.

Sampdoria kemudian memasukkan beberapa pemain untuk memberikan energi baru di lini depan. Gennaro Tutino dan Bjorn Meijer termasuk pemain yang masuk pada babak kedua.

Cremonese tetap mampu mempertahankan keunggulan. Sampdoria mempunyai peluang untuk menyamakan kedudukan setelah mendapatkan penalti pada menit ke-76 akibat handball di area kotak penalti.

Namun, peluang tersebut tidak berhasil mengubah skor.

Cremonese kemudian semakin fokus menjaga pertahanan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi tersebut terbukti efektif hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.

Pada menit ke-90+3, Tommaso Berti mencetak gol kedua Cremonese. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 dan menutup pertandingan dengan hasil positif bagi Cremonese.

Pencetak Gol Cremonese

Dua pemain menjadi pencetak gol dalam pertandingan ini.

David Stuckler

David Stuckler mencetak gol pembuka pada menit ke-23. Gol tersebut menjadi titik penting karena memberikan Cremonese keunggulan lebih awal.

Keunggulan tersebut membuat Cremonese dapat bermain dengan lebih tenang dan mengatur tempo pertandingan sesuai kebutuhan.

Tommaso Berti

Tommaso Berti menjadi pencetak gol kedua. Ia mencetak gol pada menit ke-90+3, tepat ketika Sampdoria sedang berusaha mencari gol penyama.

Gol Berti memastikan pertandingan tidak berakhir dengan skor tipis dan membuat Cremonese menang 2-0.

Susunan Pemain Cremonese

Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1 dalam pertandingan ini.

Susunan pemain utama mereka adalah:

  • Kiper: Andrea Fulignati
  • Bek: Sebastiano Luperto, Matteo Bianchetti, Giuseppe Pezzella, Alessandro Vogliacco
  • Gelandang: Federico Gerli, Simone Pontisso
  • Lini serang: Jari Vandeputte, Federico Bonazzoli, Michele Collocolo
  • Penyerang: David Stuckler

Cremonese kemudian melakukan beberapa pergantian pemain. Manuel De Luca menggantikan Stuckler, Tommaso Berti masuk menggantikan Bonazzoli, sedangkan Francesco Folino menggantikan Vogliacco.

Susunan Pemain Sampdoria

Sampdoria tampil menggunakan formasi 4-3-3.

Beberapa pemain yang menjadi bagian dari susunan awal mereka antara lain:

  • Kiper: Filip Stankovic?
  • Bek: pemain belakang dengan empat pemain
  • Gelandang: Liam Henderson, Alessandro Bellemo, Salvatore Esposito
  • Penyerang: Tobias Lauritsen, Danel Sinani, dan Giuseppe Forte

Pada babak kedua, Sampdoria melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan tekanan. Gennaro Tutino dan Bjorn Meijer termasuk pemain yang masuk pada menit ke-61.

Statistik Pertandingan Cremonese vs Sampdoria

Statistik pertandingan menunjukkan laga berjalan cukup kompetitif dari sisi penguasaan bola. Data BeSoccer mencatat Cremonese memiliki sekitar 52 persen penguasaan bola, sedangkan Sampdoria sekitar 48 persen.

Sementara itu, data FotMob yang tersedia untuk pertandingan mencatat angka 51 persen berbanding 49 persen dalam penguasaan bola, dengan Cremonese sedikit unggul. FotMob juga mencatat expected goals atau xG sebesar 0,66 untuk Cremonese dan 0,96 untuk Sampdoria dalam data pertandingan.

Perbedaan angka antarlayanan statistik dapat terjadi karena metode pengumpulan dan pengolahan data yang berbeda.

Beberapa informasi utama pertandingan:

StatistikCremoneseSampdoria
Skor20
Penguasaan bolasekitar 51–52%sekitar 48–49%
xG0,660,96
Total tembakan76
Gol20

Data tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan Cremonese tidak semata-mata ditentukan oleh dominasi penguasaan bola. Mereka mampu memanfaatkan momen penting dengan lebih efektif.

Performa Cremonese

Cremonese memasuki pertandingan dengan catatan pramusim yang cukup positif. Data Sports Mole mencatat mereka menjalani beberapa laga persiapan dengan hasil dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Mereka juga baru saja mendapatkan kemenangan dalam pertandingan persahabatan melawan Hellas Verona melalui gol David Stuckler. Performa tersebut memberikan kepercayaan diri menjelang pertandingan Coppa Italia.

Kemenangan atas Sampdoria kemudian menjadi tambahan momentum bagi skuad asuhan Marco Giampaolo.

Selain kemenangan, clean sheet menjadi catatan positif. Cremonese mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan meskipun Sampdoria beberapa kali mencoba memberikan tekanan.

Performa Sampdoria

Sampdoria juga mempunyai modal positif sebelum menghadapi Cremonese. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka mencatat hasil yang cukup beragam.

Data FotMob menunjukkan sejumlah hasil seperti kemenangan 2-0 atas Parma, imbang 0-0 melawan Cagliari, kekalahan 0-1 dari Reggiana, kemenangan 1-0 atas Südtirol, serta imbang 0-0 melawan Cesena.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Sampdoria mempunyai pertahanan yang cukup kompetitif. Namun, menghadapi Cremonese mereka kesulitan mengubah peluang menjadi gol.

Kekalahan 0-2 menjadi pekerjaan rumah bagi Sampdoria, terutama dalam meningkatkan kreativitas dan efektivitas lini depan.

Analisis Taktik Cremonese

Formasi 4-2-3-1 memberikan Cremonese keseimbangan di antara lini pertahanan, tengah, dan depan.

Dua gelandang di depan lini belakang dapat membantu menjaga struktur ketika tim kehilangan bola. Sementara tiga pemain di belakang striker mempunyai ruang untuk bergerak dan menciptakan peluang.

Setelah unggul 1-0, Cremonese tidak perlu mengambil risiko terlalu besar. Mereka dapat menjaga struktur sambil menunggu Sampdoria membuka ruang.

Strategi tersebut semakin efektif ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Cremonese justru mampu mencetak gol kedua melalui Berti pada masa tambahan waktu.

Analisis Taktik Sampdoria

Sampdoria menggunakan formasi 4-3-3 dengan harapan dapat memberikan tekanan melalui tiga pemain di lini depan.

Namun, ketika Cremonese mampu menjaga organisasi pertahanan, serangan Sampdoria menjadi lebih sulit berkembang.

Sampdoria mencoba mengubah situasi melalui pergantian pemain pada babak kedua. Mereka bahkan memperoleh penalti pada menit ke-76, tetapi gagal memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan.

Kegagalan tersebut menjadi salah satu momen penting yang memengaruhi hasil pertandingan.

Head to Head Cremonese vs Sampdoria

Sebelum pertemuan Coppa Italia ini, kedua tim mempunyai sejarah pertemuan yang cukup panjang. Pertandingan sebelumnya cenderung berlangsung ketat.

Data FotMob menunjukkan bahwa Cremonese dan Sampdoria pernah bertemu dalam beberapa pertandingan kompetitif dengan hasil yang berimbang. Pertemuan terakhir sebelum laga ini termasuk hasil 1-1 dan 0-0.

Kemenangan 2-0 pada 17 Agustus 2026 menjadi hasil penting bagi Cremonese karena mereka tidak hanya menang, tetapi juga mencatat clean sheet.

Fakta Menarik Cremonese vs Sampdoria

Ada beberapa fakta menarik dari pertandingan ini.

Pertama, Cremonese mencetak gol pembuka pada menit ke-23 melalui David Stuckler.

Kedua, Tommaso Berti mencetak gol kedua pada menit ke-90+3.

Ketiga, Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1, sedangkan Sampdoria menggunakan 4-3-3.

Keempat, pertandingan dimainkan di Stadio Marco Druso, Bolzano, karena Stadion Giovanni Zini tidak tersedia untuk laga tersebut.

Kelima, kemenangan ini memastikan Cremonese melanjutkan perjalanan mereka di Coppa Italia.

Kesimpulan

Hasil Cremonese vs Sampdoria berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Cremonese. David Stuckler membuka keunggulan pada menit ke-23, sedangkan Tommaso Berti memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-90+3.

Cremonese tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. Mereka mampu mempertahankan keunggulan meskipun Sampdoria meningkatkan tekanan pada babak kedua.

Sampdoria sebenarnya mempunyai kesempatan untuk mengubah pertandingan setelah mendapatkan penalti, tetapi peluang tersebut tidak menghasilkan gol. Cremonese kemudian memanfaatkan situasi pada menit-menit akhir untuk mencetak gol kedua.

Dengan hasil Cremonese 2-0 Sampdoria, Cremonese melanjutkan perjalanan di Coppa Italia 2026/2027. Bagi Sampdoria, pertandingan ini menjadi evaluasi penting terutama dalam hal penyelesaian akhir dan efektivitas serangan.

Hasil akhir: Cremonese 2-0 Sampdoria.

penulis Hasil Cremonese vs Sampdoria: Skor 2-0, Jalannya Pertandingan, Susunan Pemain, dan Statistik

Hasil Cremonese vs Sampdoria dalam pertandingan Coppa Italia 2026/2027 berakhir dengan kemenangan Cremonese. Bermain pada Senin, 17 Agustus 2026, Cremonese berhasil mengalahkan Sampdoria dengan skor 2-0 dalam laga putaran pertama kompetisi.

Dua gol Cremonese dicetak oleh David Stuckler pada menit ke-23 dan Tommaso Berti pada menit ke-90+3. Hasil tersebut memastikan Cremonese melaju ke babak berikutnya, sementara Sampdoria harus mengakhiri perjalanan mereka di Coppa Italia.

Pertandingan ini menarik perhatian karena kedua klub sama-sama mempunyai sejarah panjang dalam sepak bola Italia. Cremonese datang dengan pengalaman bermain di Serie A pada musim sebelumnya, sedangkan Sampdoria berusaha membangun kembali kekuatan setelah menjalani kompetisi Serie B.

Hasil Akhir Cremonese vs Sampdoria

Pertandingan Cremonese vs Sampdoria berakhir dengan skor:

Cremonese 2-0 Sampdoria

Cremonese membuka keunggulan pada menit ke-23 melalui David Stuckler. Penyerang tersebut berhasil memanfaatkan peluang untuk membawa timnya unggul 1-0.

Sampdoria kemudian berusaha mencari gol penyama. Namun, pertahanan Cremonese mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki menit-menit akhir.

Ketika pertandingan hampir selesai, Tommaso Berti mencetak gol kedua pada menit ke-90+3. Gol tersebut memastikan Cremonese menang dengan skor 2-0.

Kemenangan ini juga menjadi clean sheet bagi Cremonese. Sampdoria tidak mampu mencetak gol sepanjang pertandingan.

Jalannya Pertandingan Babak Pertama

Sejak pertandingan dimulai, kedua tim berusaha bermain hati-hati. Cremonese mencoba membangun serangan melalui lini tengah, sedangkan Sampdoria berusaha menjaga organisasi pertahanan.

Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1, sementara Sampdoria tampil dengan formasi 4-3-3. Perbedaan sistem permainan tersebut membuat pertarungan lini tengah menjadi salah satu aspek penting dalam pertandingan.

Cremonese akhirnya mendapatkan momentum pada menit ke-23. David Stuckler berhasil mencetak gol pembuka dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Setelah gol tersebut, Sampdoria mencoba meningkatkan tekanan. Mereka membutuhkan gol untuk mengembalikan pertandingan ke posisi seimbang.

Namun, Cremonese mampu mempertahankan struktur permainan. Para pemain belakang bekerja cukup disiplin untuk menghalau serangan Sampdoria.

Babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan Cremonese 1-0 Sampdoria.

Jalannya Pertandingan Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Sampdoria mencoba tampil lebih agresif. Mereka melakukan pergantian pemain untuk meningkatkan daya serang.

Pada menit ke-54, Cremonese juga melakukan pergantian setelah David Stuckler ditarik keluar karena cedera. Manuel De Luca masuk menggantikannya.

Sampdoria kemudian memasukkan beberapa pemain untuk memberikan energi baru di lini depan. Gennaro Tutino dan Bjorn Meijer termasuk pemain yang masuk pada babak kedua.

Cremonese tetap mampu mempertahankan keunggulan. Sampdoria mempunyai peluang untuk menyamakan kedudukan setelah mendapatkan penalti pada menit ke-76 akibat handball di area kotak penalti.

Namun, peluang tersebut tidak berhasil mengubah skor.

Cremonese kemudian semakin fokus menjaga pertahanan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Strategi tersebut terbukti efektif hingga pertandingan memasuki masa tambahan waktu.

Pada menit ke-90+3, Tommaso Berti mencetak gol kedua Cremonese. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 dan menutup pertandingan dengan hasil positif bagi Cremonese.

Pencetak Gol Cremonese

Dua pemain menjadi pencetak gol dalam pertandingan ini.

David Stuckler

David Stuckler mencetak gol pembuka pada menit ke-23. Gol tersebut menjadi titik penting karena memberikan Cremonese keunggulan lebih awal.

Keunggulan tersebut membuat Cremonese dapat bermain dengan lebih tenang dan mengatur tempo pertandingan sesuai kebutuhan.

Tommaso Berti

Tommaso Berti menjadi pencetak gol kedua. Ia mencetak gol pada menit ke-90+3, tepat ketika Sampdoria sedang berusaha mencari gol penyama.

Gol Berti memastikan pertandingan tidak berakhir dengan skor tipis dan membuat Cremonese menang 2-0.

Susunan Pemain Cremonese

Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1 dalam pertandingan ini.

Susunan pemain utama mereka adalah:

  • Kiper: Andrea Fulignati
  • Bek: Sebastiano Luperto, Matteo Bianchetti, Giuseppe Pezzella, Alessandro Vogliacco
  • Gelandang: Federico Gerli, Simone Pontisso
  • Lini serang: Jari Vandeputte, Federico Bonazzoli, Michele Collocolo
  • Penyerang: David Stuckler

Cremonese kemudian melakukan beberapa pergantian pemain. Manuel De Luca menggantikan Stuckler, Tommaso Berti masuk menggantikan Bonazzoli, sedangkan Francesco Folino menggantikan Vogliacco.

Susunan Pemain Sampdoria

Sampdoria tampil menggunakan formasi 4-3-3.

Beberapa pemain yang menjadi bagian dari susunan awal mereka antara lain:

  • Kiper: Filip Stankovic?
  • Bek: pemain belakang dengan empat pemain
  • Gelandang: Liam Henderson, Alessandro Bellemo, Salvatore Esposito
  • Penyerang: Tobias Lauritsen, Danel Sinani, dan Giuseppe Forte

Pada babak kedua, Sampdoria melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan tekanan. Gennaro Tutino dan Bjorn Meijer termasuk pemain yang masuk pada menit ke-61.

Statistik Pertandingan Cremonese vs Sampdoria

Statistik pertandingan menunjukkan laga berjalan cukup kompetitif dari sisi penguasaan bola. Data BeSoccer mencatat Cremonese memiliki sekitar 52 persen penguasaan bola, sedangkan Sampdoria sekitar 48 persen.

Sementara itu, data FotMob yang tersedia untuk pertandingan mencatat angka 51 persen berbanding 49 persen dalam penguasaan bola, dengan Cremonese sedikit unggul. FotMob juga mencatat expected goals atau xG sebesar 0,66 untuk Cremonese dan 0,96 untuk Sampdoria dalam data pertandingan.

Perbedaan angka antarlayanan statistik dapat terjadi karena metode pengumpulan dan pengolahan data yang berbeda.

Beberapa informasi utama pertandingan:

StatistikCremoneseSampdoria
Skor20
Penguasaan bolasekitar 51–52%sekitar 48–49%
xG0,660,96
Total tembakan76
Gol20

Data tersebut memperlihatkan bahwa kemenangan Cremonese tidak semata-mata ditentukan oleh dominasi penguasaan bola. Mereka mampu memanfaatkan momen penting dengan lebih efektif.

Performa Cremonese

Cremonese memasuki pertandingan dengan catatan pramusim yang cukup positif. Data Sports Mole mencatat mereka menjalani beberapa laga persiapan dengan hasil dua kemenangan dan dua hasil imbang.

Mereka juga baru saja mendapatkan kemenangan dalam pertandingan persahabatan melawan Hellas Verona melalui gol David Stuckler. Performa tersebut memberikan kepercayaan diri menjelang pertandingan Coppa Italia.

Kemenangan atas Sampdoria kemudian menjadi tambahan momentum bagi skuad asuhan Marco Giampaolo.

Selain kemenangan, clean sheet menjadi catatan positif. Cremonese mampu menjaga gawangnya tidak kebobolan meskipun Sampdoria beberapa kali mencoba memberikan tekanan.

Performa Sampdoria

Sampdoria juga mempunyai modal positif sebelum menghadapi Cremonese. Dalam beberapa pertandingan terakhir, mereka mencatat hasil yang cukup beragam.

Data FotMob menunjukkan sejumlah hasil seperti kemenangan 2-0 atas Parma, imbang 0-0 melawan Cagliari, kekalahan 0-1 dari Reggiana, kemenangan 1-0 atas Südtirol, serta imbang 0-0 melawan Cesena.

Catatan tersebut memperlihatkan bahwa Sampdoria mempunyai pertahanan yang cukup kompetitif. Namun, menghadapi Cremonese mereka kesulitan mengubah peluang menjadi gol.

Kekalahan 0-2 menjadi pekerjaan rumah bagi Sampdoria, terutama dalam meningkatkan kreativitas dan efektivitas lini depan.

Analisis Taktik Cremonese

Formasi 4-2-3-1 memberikan Cremonese keseimbangan di antara lini pertahanan, tengah, dan depan.

Dua gelandang di depan lini belakang dapat membantu menjaga struktur ketika tim kehilangan bola. Sementara tiga pemain di belakang striker mempunyai ruang untuk bergerak dan menciptakan peluang.

Setelah unggul 1-0, Cremonese tidak perlu mengambil risiko terlalu besar. Mereka dapat menjaga struktur sambil menunggu Sampdoria membuka ruang.

Strategi tersebut semakin efektif ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir. Cremonese justru mampu mencetak gol kedua melalui Berti pada masa tambahan waktu.

Analisis Taktik Sampdoria

Sampdoria menggunakan formasi 4-3-3 dengan harapan dapat memberikan tekanan melalui tiga pemain di lini depan.

Namun, ketika Cremonese mampu menjaga organisasi pertahanan, serangan Sampdoria menjadi lebih sulit berkembang.

Sampdoria mencoba mengubah situasi melalui pergantian pemain pada babak kedua. Mereka bahkan memperoleh penalti pada menit ke-76, tetapi gagal memanfaatkannya untuk menyamakan kedudukan.

Kegagalan tersebut menjadi salah satu momen penting yang memengaruhi hasil pertandingan.

Head to Head Cremonese vs Sampdoria

Sebelum pertemuan Coppa Italia ini, kedua tim mempunyai sejarah pertemuan yang cukup panjang. Pertandingan sebelumnya cenderung berlangsung ketat.

Data FotMob menunjukkan bahwa Cremonese dan Sampdoria pernah bertemu dalam beberapa pertandingan kompetitif dengan hasil yang berimbang. Pertemuan terakhir sebelum laga ini termasuk hasil 1-1 dan 0-0.

Kemenangan 2-0 pada 17 Agustus 2026 menjadi hasil penting bagi Cremonese karena mereka tidak hanya menang, tetapi juga mencatat clean sheet.

Fakta Menarik Cremonese vs Sampdoria

Ada beberapa fakta menarik dari pertandingan ini.

Pertama, Cremonese mencetak gol pembuka pada menit ke-23 melalui David Stuckler.

Kedua, Tommaso Berti mencetak gol kedua pada menit ke-90+3.

Ketiga, Cremonese menggunakan formasi 4-2-3-1, sedangkan Sampdoria menggunakan 4-3-3.

Keempat, pertandingan dimainkan di Stadio Marco Druso, Bolzano, karena Stadion Giovanni Zini tidak tersedia untuk laga tersebut.

Kelima, kemenangan ini memastikan Cremonese melanjutkan perjalanan mereka di Coppa Italia.

Kesimpulan

Hasil Cremonese vs Sampdoria berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Cremonese. David Stuckler membuka keunggulan pada menit ke-23, sedangkan Tommaso Berti memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-90+3.

Cremonese tampil lebih efektif dalam memanfaatkan momentum. Mereka mampu mempertahankan keunggulan meskipun Sampdoria meningkatkan tekanan pada babak kedua.

Sampdoria sebenarnya mempunyai kesempatan untuk mengubah pertandingan setelah mendapatkan penalti, tetapi peluang tersebut tidak menghasilkan gol. Cremonese kemudian memanfaatkan situasi pada menit-menit akhir untuk mencetak gol kedua.

Dengan hasil Cremonese 2-0 Sampdoria, Cremonese melanjutkan perjalanan di Coppa Italia 2026/2027. Bagi Sampdoria, pertandingan ini menjadi evaluasi penting terutama dalam hal penyelesaian akhir dan efektivitas serangan.

Hasil akhir: Cremonese 2-0 Sampdoria.

penulis :Nofa oktaviya

Tren Media Sosial yang Akan Populer di Tahun 2026

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tren SEO Terbaru Tahun 2026 yang Wajib Diketahui

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Roadmap Belajar Digital Marketing dari Pemula hingga Mahir

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tempat Belajar Digital Marketing Gratis dan Berkualitas

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *