**Infantino Terpaksa Batalkan Rencana Kontroversial Setelah Ancaman Boikot dari Negara-Negara Eropa** **Momen Penentu di Menit Akhir** Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan telah membatalkan rencana kontroversial untuk menjual sebagian kepemilikan hak komersial turnamen-turnamen FIFA kepada investor swasta setelah mendapat banyak penolakan. Rencana ini telah menimbulkan kecaman dari beberapa konfederasi sepak bola, termasuk UEFA dan Concacaf. Mereka menyatakan bahwa rencana ini akan merusak kesatuan dan karakter universal kompetisi. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** 1. Rencana Infantino membutuhkan suara mayoritas mutlak untuk disahkan, yaitu 106 dari 211 anggota FIFA. 2. Jika semua asosiasi mendukung pendirian konfederasi mereka, itu berarti 136 negara menentang rencana Infantino. 3. Ketua PSSI, Erick Thohir, justru mendukung Infantino dan mengatakan bahwa rencana ini merupakan peluang bagi negara-negara berkembang untuk memperoleh pendanaan tambahan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Rencana Infantino telah menimbulkan kecaman dari beberapa konfederasi sepak bola karena dianggap akan merusak kesatuan dan karakter universal kompetisi. Ancaman boikot dari negara-negara Eropa telah membuat Infantino terpaksa membatalkan rencana ini. Keputusan ini menunjukkan bahwa FIFA harus lebih berkomunikasi dan berpartisipasi dengan konfederasi sepak bola lainnya sebelum membuat keputusan. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Rencana Infantino telah menimbulkan kecaman dari beberapa konfederasi sepak bola, tetapi juga menunjukkan bahwa FIFA masih memiliki banyak hal yang harus diperbaiki. Pada akhirnya, kepentingan sepak bola global harus diutamakan dan keputusan harus dibuat melalui konsultasi yang tepat dan pengawasan yang sesuai. Dengan demikian, sepak bola dapat terus berkembang dan menjadi satu-satunya olahraga global yang dapat menarik perhatian masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c9349n90d71o?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.