Pendidikan Pembentukan Bintara Polri yang dikhususkan di bagian pelayanan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) ini digelar secara serentak di 31 SPN seluruh pola de-Indonesia. Total ada 4.799 peserta didik di seluruh Indonesia, terdiri dari 709 polwan dan 4.090 polki. Di SPN Polda Riau, ada 119 personel hasil rekrutan dari Tahun Anggaran 2026 ini.
Momen Penentu di Menit Akhir
Upacara digelar di SPN Polda Riau, Kampar, Senin (20/7/2026). Turut hadir di lokasi, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi, Kepala SPN Polda Riau Kombes Indra Duaman serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Riau, hingga Kasdam XIX/Tuanku Tambusai.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Pendidikan Pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Riau ini digelar selama 5 bulan. Para peserta akan digembleng di SPN Polda Riau untuk membentuk kesiapan fisik, mental, dan intelektual. Total ada 4.799 peserta didik di seluruh Indonesia, terdiri dari 709 polwan dan 4.090 polki. Di SPN Polda Riau, ada 119 personel hasil rekrutan dari Tahun Anggaran 2026 ini.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kapolda Riau menyampaikan rasa bangga dan bahagianya menyambut para siswa baru. Selama 5 bulan ke depan, para peserta akan digembleng di SPN Polda Riau untuk membentuk kesiapan fisik, mental, dan intelektual. Kapolda Riau juga menekankan pentingnya membangun komitmen bersama antara peserta didik dengan jajaran tenaga pendidik-baik dosen, guru, pelatih, maupun instruktur.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Kapolda Riau turut menyampaikan apresiasinya kepada jajaran lembaga pendidikan yang bertugas membentuk mental para calon bintara ini. “Terima kasih kepada Ka SPN. Mudah-mudahan selama 5 bulan mengikuti pelatihan ini, kita dapat membentuk karakter insan Bhayangkara Polri, terutama Polda Riau, yang bagus, humanis, profesional, dan yang paling utama adalah berintegritas,” ungkap Irjen Pol Herry Heryawan.
Irjen Herry Heryawan juga berpesan agar para calon bintara senantiasa menjaga pola pikir dan ucapan dalam bertugas nantinya. “Selalu berpikir baik dengan rasional, berbicara yang bagus dengan hati yang baik. Insyaallah ketika mereka menjadi Bhayangkara, mereka dapat bekerja dengan baik dan menjadi panutan bagi keluarga serta masyarakat,” tambahnya.
Pesan Penutup yang Perlu Diketahui
Di akhir arahannya, Irjen Pol Herry Heryawan menitipkan pesan penutup sebagai pedoman selama masa pendidikan: jalin komunikasi yang baik, kuatkan mental, selalu berdoa, berkolaborasi dengan rekan-rekan, dan selalu patuhi aturan yang berlaku di SPN.
Para peserta didik diharapkan dapat membentuk karakter insan Bhayangkara Polri yang bagus, humanis, profesional, dan berintegritas. Dengan demikian, mereka dapat menjadi panutan bagi keluarga serta masyarakat dan menjadikan Polri sebagai kekuatan yang kuat dan dipercaya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/melindungi-tuah-marwah/d-8581486/kapolda-riau-buka-pendidikan-bintara-di-spn-tekankan-pelayanan-dan-integritas, without altering the facts of the original article.