6 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Koperasi Desa Zulhas membantu warga, bukan meniru supermarket, dengan kehadiran yang murni untuk bantu warga. Apakah benar Koperasi Desa bukan supermarket?

**Koperasi Desa Zulhas: Bantu Warga, Bukan Supermarket** **Momen Penentu di Menit Akhir** Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meluruskan kekhawatiran pelaku usaha kecil terkait potensi persaingan dagang di tingkat bawah. Pihaknya menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes tidak akan mematikan usaha ritel maupun toko kelontong yang sudah beroperasi. Zulhas menegaskan bahwa Kopdes ini bukan toko, bukan supermarket, dan tidak usah khawatir warung-warung, segala macam, ritel-ritel ini tidak ada di Kopdes. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Fungsi utama dari institusi ini merupakan perpanjangan tangan infrastruktur negara dalam menjangkau masyarakat secara langsung. Selain itu, Kopdes diproyeksikan menjadi penampung pasti atau pembeli resmi atas hasil pertanian lokal. Langkah ini diambil untuk melindungi para petani dari permainan harga tengkulak. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kopdes akan berfungsi sebagai off-taker, pembeli resmi atas produk-produk pertanian yang menjadi prioritas pemerintah. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyoroti pentingnya menyederhanakan panjangnya jalur distribusi pangan lewat peran Kopdes. “Koperasi sebenarnya kalau sektor pertanian ini adalah fungsi utamanya memotong supply chain, rantai pasok. Misal dari 8 menjadi 3. Jadi dari 8 rangkaian menjadi 3. 3 itu dari petani ke koperasi, koperasi ke masyarakat,” ujar Andi Amran. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Kopdes akan berfungsi sebagai penampung hasil panen dan pemutus rantai pasok. Langkah ini diambil untuk melindungi para petani dari permainan harga tengkulak. Zulhas juga menegaskan bahwa keuntungan dari Kopdes akan dinikmati oleh petani dan tidak akan mematikan usaha ritel maupun toko kelontong yang sudah beroperasi. “Kami pernah hitung 9 komoditas itu nilainya untuk middleman dia dapatkan keuntungan Rp 313 triliun. Katakanlah koperasi dapat Rp 50 triliun saja, artinya Rp 263 triliun itu bisa dinikmati petani, harga komoditas bisa naik, kemudian konsumen yang daya belinya naik,” jelas Andi Amran. **Penutup** Kopdes bukanlah supermarket, tapi lembaga yang hadir untuk saling melengkapi perekonomian desa. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah meluruskan kekhawatiran pelaku usaha kecil terkait potensi persaingan dagang di tingkat bawah. Kopdes akan berfungsi sebagai penampung hasil panen dan pemutus rantai pasok, serta melindungi para petani dari permainan harga tengkulak.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.brilio.net/serius/zulhas-minta-warung-tak-perlu-khawatir-koperasi-desa-bukan-supermarket-murni-bantu-warga-260729n.html, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *