28 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Malaysia menolak mengakui Israel sebagai negara, tetap mendukung Palestina. Menteri Luar Negeri Malaysia menegaskan sikap tersebut bukan kebijakan baru, tetap konsisten sejak lama.

**Malaysia Tegas Tolak Akui Israel, Dukungan Palestina Tetap Utuh** **Momen Penentu di Menit Akhir** Pemerintah Malaysia kembali menegaskan tidak akan mengakui Israel sebagai sebuah negara, meski menghadapi tekanan dari Amerika Serikat (AS) dan desakan sejumlah anggota Kongres AS agar hubungan keamanan serta ekonomi dengan Kuala Lumpur ditinjau ulang. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, menegaskan bahwa sikap tersebut bukanlah kebijakan baru. Menurutnya, Malaysia sejak lama konsisten tidak mengakui Israel dan tetap mempertahankan prinsip tersebut di bawah pemerintahan mana pun. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Hasan menjelaskan, Duta Besar Malaysia untuk Amerika Serikat, Muhammad Shahrul Ikram Yaakob, telah menyampaikan posisi resmi pemerintah Malaysia setelah dipanggil oleh Departemen Luar Negeri AS. “Kebijakan Malaysia terhadap Israel bukanlah respons terhadap perkembangan terbaru, melainkan kebijakan resmi yang telah lama menjadi pendirian negara,” ujar Hasan. “Itu selalu menjadi kebijakan Malaysia. Kebijakan imigrasi kami tidak mengakui Negara Israel atau rezim Zionis. Ini sudah lama menjadi posisi kami,” tambahnya. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Malaysia merupakan salah satu negara mayoritas Muslim yang hingga kini tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Selain itu, pemerintah Malaysia juga melarang pemegang paspor Israel memasuki wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina. Penegasan tersebut muncul setelah Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, pada 15 Juli lalu kembali menegaskan komitmen pemerintahnya untuk tetap mempertahankan kebijakan tidak mengakui Israel. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Penegasan Malaysia ini sekaligus menunjukkan bahwa di tengah meningkatnya tekanan diplomatik dari Washington, Malaysia memilih tetap berpegang pada kebijakan luar negerinya yang telah berlangsung selama puluhan tahun terkait konflik Israel-Palestina. Dengan demikian, Malaysia tetap menjadi salah satu negara yang mendukung hak-hak rakyat Palestina dan tidak akan mengakui Israel sebagai sebuah negara. Meskipun demikian, perjuangan Malaysia untuk mendukung Palestina masih jauh dari selesai, dan kebijakan luar negeri Malaysia akan terus menjadi perhatian bagi komunitas internasional.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://aceh.tribunnews.com/news/1036039/malaysia-tegas-tolak-akui-israel-abaikan-tekanan-as-dan-tetap-dukung-palestina, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *