**Masa Purnabakti: Bekal Para Pegawai BUMN Belajar Bisnis Kopi** Pegawai BUMN PLN yang hampir memasuki masa purnabakti telah mengikuti pelatihan bisnis kopi sebagai bekal usaha sebelum memasuki masa purnabakti. Mereka belajar membedakan buah kopi yang sudah matang dan siap dipetik dengan yang masih hijau dan harus dibiarkan tumbuh, serta proses pengolahan kopi dari hulu hingga hilir. **Momen Penentu di Menit Akhir** Mereka tidak hanya diajak menyusuri kebun, tetapi juga belajar proses pengolahan kopi dari hulu hingga hilir. Mulai dari memilih buah kopi terbaik, menyangrai atau roasting, menggiling, hingga menyeduhnya menjadi secangkir kopi yang siap dinikmati. Seorang peserta asal Depok, Edi Pramujito, mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program persiapan pensiun. Menurutnya, para pegawai didorong memiliki bekal usaha sebelum memasuki masa purnabakti. “Rombongan kami ada 32 orang, semuanya datang bersama pasangan. Perusahaan memberi kesempatan agar menjelang purnabakti kami sudah memiliki gambaran usaha yang bisa dijalankan. Salah satunya bisnis kedai kopi,” ujarnya. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sebelum terjun ke lapangan, mereka mendapat pembekalan teori sebelum akhirnya praktik langsung di kebun kopi Desa Genting. Pada hari ketiga, mereka belajar meracik espresso. Di hari terakhir pelatihan, peserta dikenalkan dengan teknik penyeduhan kopi secara tradisional di Kopi Gayeng. Pengalaman itu memberi wawasan baru, termasuk mengetahui bahwa kopi tidak hanya bisa disajikan sebagai minuman, tetapi juga bisa menjadi camilan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Edi menilai, usaha kopi memiliki prospek yang cerah. “Bisnis kopi sudah berlangsung ratusan tahun dan sampai sekarang tetap bertahan. Menurut saya, ke depan masih sangat menjanjikan. Karena itu kami tertarik belajar lebih dalam,” katanya. Dengan bekal usaha yang diperoleh dari pelatihan ini, para pegawai BUMN PLN dapat memulai bisnis kopi sendiri dan menjadi bagian dari industri yang masih berkembang. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan demikian, para pegawai BUMN PLN dapat mempersiapkan diri untuk memasuki masa purnabakti dengan bekal usaha yang cukup. Mereka dapat memulai bisnis kopi sendiri dan menjadi bagian dari industri yang masih berkembang. Dengan usaha kopi, mereka dapat meningkatkan pendapatan dan memiliki kesempatan untuk mengejar impian mereka.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://jateng.tribunnews.com/semarang/1261559/belajar-bisnis-kopi-dari-memetik-hingga-meracik-bekal-para-pegawai-bumn-menuju-masa-purnabakti, without altering the facts of the original article.