27 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Nanik Deyang, dianggap tidak akan membawa perbaikan apa-apa bahkan bisa lebih buruk untuk program Makan Bergizi Gratis.

**Nanik Deyang Digantikan Sudaryono, Pengamat: ‘Tidak Akan Membawa Perbaikan’** Pemerintah melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Nanik Deyang. Pengamat menganggap penunjukan ini tidak akan membawa perbaikan, bahkan bisa lebih buruk, karena Sudaryono memiliki latar belakang sebagai politikus dan pengusaha dari Partai Gerindra. **Momen Penentu di Menit Akhir** Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/07) sore di Istana Negara, Jakarta. Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, serta sejumlah anggota Kabinet Merah Putih hadir dalam pelantikan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Sudaryono menggantikan Nanik Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sebelumnya, Sudaryono menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan memiliki latar belakang sebagai asisten pribadi Prabowo pada 2010. Dia juga pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra dan Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pengamat Ahli Kebijakan dan Kesehatan Pangan di MBG Watch, Isnawati Hidayah, mengkritik penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN karena tidak memiliki keahlian dalam bidang pemenuhan gizi. Dia juga menilai bahwa Sudaryono dipilih karena memiliki jejaring yang dekat dengan Presiden, bukan berdasarkan meritokrasi atau capable-nya. “Dia itu politikus, pengusaha, dan dari Partai Gerindra. Dia dipilih bukan berdasarkan meritokrasi, bukan karena capable [mampu]. Tapi memang nepotisme,” ujarnya. **Mengapa Sudaryono Dipilih?** Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, mengatakan bahwa Sudaryono dipilih karena telah mengikuti program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal. “Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena bagaimanapun juga, sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan Makan Bergizi Gratis itu di- support dan ditopang dalam ekosistem oleh Kementerian Pertanian,” kata Prasetyo. **Tidak Masuk Penunjukan Sudaryono** Direktur Riset Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Askar Wahyudi, mengatakan bahwa penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN tidak masuk karena tidak memiliki latar belakang yang berkaitan dengan kesehatan atau gizi. “Kalau dilihat dari kacamata tata kelola kelembagaan, tidak masuk [penunjukan Sudaryono],” sebut Media Askar. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pengamat menganggap bahwa penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN tidak akan membawa perbaikan, bahkan bisa lebih buruk, karena Sudaryono memiliki latar belakang sebagai politikus dan pengusaha dari Partai Gerindra. “Mereka memang bukan meritokrasi di bidang itu yang berhubungan dengan pemenuhan gizi anak. Buktinya Ibu Nanik, baru sebulan sudah menyerah,” sambung Isnawati Hidayah. **Kesimpulan Singkat** Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN telah dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pengamat menganggap penunjukan ini tidak akan membawa perbaikan, bahkan bisa lebih buruk, karena Sudaryono memiliki latar belakang sebagai politikus dan pengusaha dari Partai Gerindra.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bbc.com/indonesia/articles/c9v4k4ekjrjo?at_medium=RSS&at_campaign=rss, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *