**Ombas Tegar, Salat Magrib di Sela Pemeriksaan Kasus Dugaan Korupsi Seragam Gowa** Pada malam hari, Ombas Muhammad Basri, yang lebih dikenal sebagai Ombas, masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis di Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025. Dia mengikuti salat Magrib di Masjid Nur Syuhada Polda Sulsel sebelum kembali ke ruang pemeriksaan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Ombas keluar dari ruang pemeriksaan setelah azan Magrib berkumandang dari Masjid Nur Syuhada Polda Sulsel. Masjid tersebut berjarak kurang dari 100 meter dari ruang pemeriksaan Subdit III Tipidkor, di sisi barat Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Biringkanaya, Makassar. Ia tampak mengenakan kaus hitam yang dipadukan dengan jas abu-abu. Pakaian serupa juga dikenakannya dalam video yang sebelumnya beredar saat menyampaikan kesiapannya memenuhi panggilan penyidik Polda Sulsel. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Usai salat, Ombas menyampaikan alasan kehadirannya menjalani pemeriksaan. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk kepatuhan sebagai warga negara. “Saya mengikuti pemeriksaan ini sebagai warga negara yang baik,” kata Muhammad Basri sembari berjalan kembali menuju ruang pemeriksaan Tipidkor. Ia mengatakan telah memenuhi panggilan penyidik dan menyerahkan penjelasan terkait materi pemeriksaan kepada penyidik maupun penasihat hukumnya. “Saya menghadiri panggilan penyidik hari ini. Soal materi-materinya, nanti dijelaskan penyidik atau penasihat hukum saya,” ujarnya. Ombas tiba di Mapolda Sulsel sekitar pukul 15.30 Wita. Sebelum jeda salat Magrib, ia telah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua setengah jam. Ia mengaku tidak menghitung jumlah pertanyaan yang diajukan penyidik. “(Jumlah pertanyaan) Saya tidak hitung. Saya datang di Polda ini sekitar jam 3, habis salat Jumat langsung ke sini,” katanya singkat. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Kasus dugaan korupsi pengadaan seragam sekolah gratis di Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp16 miliar telah menjadi sorotan setelah dibahas dalam Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa. Kasus ini menunjukkan bahwa korupsi masih menjadi masalah yang serius di Indonesia, dan perlu adanya penegakan hukum yang tegas untuk mengatasi masalah ini. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Pemeriksaan Ombas sebagai saksi dalam kasus ini menunjukkan bahwa penyidik Polda Sulsel masih terus berusaha untuk mengungkap kebenaran. Namun, kasus ini masih dalam proses investigasi, dan masih banyak hal yang perlu diungkap. Oleh karena itu, kita harus mengikuti perkembangan kasus ini dengan teliti dan tidak mudah terpancing oleh berita-berita yang tidak akurat. Dalam kasus korupsi, kejujuran dan integritas sangat penting untuk mengatasi masalah ini. Oleh karena itu, kita harus terus mendukung penyidik dan penegak hukum untuk mengungkap kebenaran dan menegakkan hukum.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/makassar/1846712/video-momen-ombas-salat-magrib-di-sela-pemeriksaan-kasus-dugaan-korupsi-seragam-gowa, without altering the facts of the original article.