Momen Penentu di Menit Akhir
PDIP tidak berhasil menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi seperti yang diharapkan. Hasil survei terbaru dari Institute for Policy and Development (IPO) menempatkan Partai Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi jika pemilihan legislatif digelar saat ini, dengan elektabilitas sebesar 17,5 persen. Meskipun terdapat penurunan dibandingkan dengan periode survei sebelumnya, Gerindra masih menjadi pilihan mayoritas masyarakat.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
* Hasil survei IPO menempatkan Partai Gerindra sebagai partai dengan elektabilitas tertinggi jika pemilihan legislatif digelar saat ini. * Elektabilitas Partai Gerindra mencapai 17,5 persen. * PDIP tidak berhasil menjadi partai dengan elektabilitas tertinggi seperti yang diharapkan.
Tujuan Hasto
Menanggapi hasil survei ini, Wakil Ketua Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristyanto memilih fokus pada kerja nyata. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan kebijakan dan kerja politik partai benar-benar memberikan perubahan yang dapat dirasakan masyarakat. “Apapun surveinya, kalau kita tidak bisa membawa perubahan konkret pada kehidupan rakyat marhaen, lalu apa makna politik?” kata Hasto.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Hasto meminta kader PDIP yang menjabat sebagai kepala daerah untuk bekerja lebih keras, terutama dalam menyusun kebijakan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kami mendorong para kepala daerah PDIP dengan adanya tren kenaikan elektoral dari PDI-P semua untuk bekerja lebih keras, dengan kebijakan yang bisa dirasakan oleh rakyat,” ucapnya. Hasto juga mencontohkan sejumlah kebijakan di Surabaya yang menurutnya menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat kecil, seperti kebijakan yang berkaitan dengan tata ruang, penyediaan lapangan pekerjaan, hingga bantuan sosial.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Menurut Hasto, bantuan sosial seharusnya tidak hanya diberikan untuk memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga dapat diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar lebih produktif. “Mulai dari kebijakan tata ruang, lapangan pekerjaan, bantuan sosial buat orang miskin. Tapi bantuan sosial itu yang memberdayakan, meningkatkan kemampuan produksi rakyat,” jelasnya. Hasto juga mendorong anggota legislatif dari PDI-P untuk merespons kondisi fiskal yang penuh tantangan dengan memperkuat program-program padat karya. “Kami juga mendorong para anggota legislatif dari PDI Perjuangan menghadapi tantangan fiskal yang sulit untuk lebih mendorong program-program padat karya,” tambahnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://medan.tribunnews.com/news/1806760/hasil-survei-pdip-kalah-dari-gerindra-respons-hasto-pilih-bicara-kerja-nyata, without altering the facts of the original article.