Chelsea diputuskan oleh Sunderland untuk merekrut Xhaka, gelandang 33 tahun asal Swiss. Kedua klub telah berusaha mencapai kesepakatan, namun Sunderland tidak mau melepas Xhaka.
Momen Penentu di Menit Akhir
Chelsea menawarkan 8 juta Pound kepada Sunderland untuk menebus Xhaka, namun ditolak. Akhir pekan lalu, Le Bris menegaskan kembali tak akan melepas Xhaka ke Chelsea. “Tidak, topik ini sudah selesai. Dia sudah bersikap jelas tentang masa depannya. Dia mencintai Sunderland, dia ingin bertahan di Sunderland. Dia ingin menjalani masa depan di Sunderland. Dia kapten yang baik. Pemimpin hebat,” ujar Le Bris.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Xhaka tampil 34 kali dan mencetak satu gol di Premier League musim lalu, menjadi bagian penting dari Sunderland yang finis di posisi tujuh klasemen akhir dan mendapat jatah tiket ke Liga Europa musim depan. Ia lalu diminati Chelsea yang dilatih Xabi Alonso sejak musim panas ini. Keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen selama 2023-2025 dan sukses meraih tiga trofi domestik, termasuk saat memenangi Bundesliga tanpa terkalahkan pada 2024.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Pernyataan Le Bris menunjukkan bahwa Sunderland tidak mau melepas Xhaka, yang telah menjadi kapten tim dan pemimpin hebat. Ini berarti bahwa Xhaka akan tetap bermain di Sunderland musim depan, dan Chelsea harus mencari gelandang lain untuk memperkuat timnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Musim depan akan menjadi tahun kesembilan Xhaka di Premier League. Selain bersama Sunderland musim lalu, ia pernah memperkuat Arsenal pada 2016-2023 sebelum menyeberang ke Leverkusen. Sekarang, Xhaka akan tetap bermain di Sunderland, dan Chelsea harus mencari cara lain untuk memperkuat timnya.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8591434/maaf-chelsea-pintu-negosiasi-untuk-xhaka-sudah-ditutup, without altering the facts of the original article.