**Polisi Tangkap 2 Siswa, Tawuran di Medan Estate, 14 Siswa Diamankan Polsek Delitua** **Pembuka** Dua siswa ditemukan oleh polisi di kawasan Jalan Pasar 5 Timur, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Medan, dalam keadaan siap melakukan tawuran. Mereka kemudian diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Medan Tembung dan Dit Shabara Polda Sumut. **Momen Penentu di Menit Akhir** Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, membenarkan adanya dua orang pelajar yang hendak tawuran diamankan di kawasan tersebut. Kedua pelajar yang diamankan berinisal DP (15) dan AHL (15), beserta barang bukti satu unit handphone iPhone 14, satu unit sepeda motor Honda Vario berwarna hitam BK 3013 AJB, dan sebuah Bendera bertuliskan “Mapi 2728”. “Kemudian Piket Reskrim menerima dan mengamankan dua orang laki laki yang diduga melakukan tawuran tersebut dalam keadaan sehat, sementara itu rekannya melarikan diri,” tutur Kompol Ras Maju Tarigan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Selain itu, ada 14 siswa menengah atas (SMA) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang ditangkap polisi setelah membuat keributan di depan SMA Harapan Mandiri, Jalan Brigjen Zein Hamid, Medan, Jumat (7/8/2026), siang. Mereka ditangkap personel Polsek Deli Tua karena diduga hendak tawuran dengan pelajar dari sekolah lain. Kapolsek Deli Tua, AKP Kenedy Sitompul, mengatakan, 14 pelajar yang ditangkap ini diduga terdiri dari 3 sekolah, yaitu SMA Yapim Sibiru-biru, SMA YPI Deli Tua, dan SMP Negeri 28. “Ada 14 orang pelajar yang kita amankan karena terlibat aksi tawuran. Para pelaku itu berasal dari Sekolah Yapim, SMP 28 dan Sekolah YPI,” kata Kapolsek Delitua, AKP Kenedy Sitompul. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Usai ditangkap, polisi menggeledah tas dan pakaian para pelajar yang berusia belasan ini. Ketika diperiksa, polisi menemukan pentungan baseball, dan anak panah. AKP Kenedy menyebut, para pelajar ini tidak ditahan, melainkan akan dibina. Namun, polisi akan memanggil pihak sekolah dan orangtua para remaja tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pihak berwajib masih berusaha untuk menghindari tindakan tegas terhadap anak-anak yang terlibat dalam perkelahian. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dengan adanya kejadian ini, kita dapat melihat bahwa masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki dalam masyarakat kita. Perlu adanya peningkatan kesadaran dan pendidikan tentang pentingnya perdamaian dan tidak melakukan tindakan kekerasan. Selain itu, pemerintah dan lembaga pendidikan harus lebih proaktif dalam mengantisipasi dan mengatasi kasus perkelahian di sekolah-sekolah. Dengan demikian, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan harmonis bagi anak-anak kita.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://medan.tribunnews.com/news/1806619/polisi-tangkap-2-siswa-hendak-tawuran-di-medan-estate-polsek-delitua-amankan-14-siswa, without altering the facts of the original article.