26 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Presiden Prabowo Subianto terlibat kasus Febrie Adriansyah, Gerindra menegur Hotman Paris untuk tidak seret nama Presiden. Apa jawaban Hotman Paris?

**Prabowo Tengah Terlibat Kasus Febrie Adriansyah, Gerindra Tegur Hotman Paris untuk Jangan Seret Nama Presiden** **Momen Penentu di Menit Akhir** Kasus Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus, terus berkembang dan menarik perhatian publik. Pengacara Hotman Paris Hutapea, yang mendampingi Febrie Adriansyah, membuat pernyataan yang membawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam kasus ini. Pernyataan tersebut menimbulkan beragam respons, termasuk dari Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Mereka menilai pernyataan Hotman Paris tidak tepat dan meminta agar Presiden Prabowo tidak dikaitkan dengan proses hukum yang sedang berjalan. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Fakta yang terungkap dari kasus Febrie Adriansyah adalah sebagai berikut: Pengacara Hotman Paris Hutapea mendampingi Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus, dalam kasus yang sedang berjalan. Pernyataan Hotman Paris menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah terlibat dalam kasus ini. Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai pernyataan Hotman Paris tidak tepat dan meminta agar Presiden Prabowo tidak dikaitkan dengan proses hukum yang sedang berjalan. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Pernyataan Hotman Paris menimbulkan kontroversi dan menarik perhatian publik. Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai pernyataan Hotman Paris tidak tepat dan meminta agar Presiden Prabowo tidak dikaitkan dengan proses hukum yang sedang berjalan. Mereka menyatakan bahwa Presiden Prabowo tidak pernah mengintervensi proses hukum, termasuk terhadap kader Partai Gerindra maupun pejabat pemerintah. Presiden Prabowo juga telah berulang kali menegaskan bahwa tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Dalam kasus Febrie Adriansyah, proses hukum masih berlangsung. Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai pernyataan Hotman Paris tidak tepat dan meminta agar Presiden Prabowo tidak dikaitkan dengan proses hukum yang sedang berjalan. Mereka menyatakan bahwa Presiden Prabowo tidak pernah mengintervensi proses hukum, termasuk terhadap kader Partai Gerindra maupun pejabat pemerintah. Presiden Prabowo juga telah berulang kali menegaskan bahwa tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Proses hukum ini masih berlangsung, dan kita harus menunggu hasilnya. Kata Bambang Haryadi, Ketua DPP Partai Gerindra: “Gerindra menyayangkan statement Hotman Paris yang mengaitkan kasus mantan Jampidsus dengan Presiden Prabowo. Ini sangat tidak benar dan bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo tentang pemberantasan korupsi.” Ia menambahkan, “Prabowo dalam setiap kegiatan partai selalu mengingatkan bahwa tidak akan melindungi kader yang berbuat tercela dan korupsi.” Kata Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI: “Bang Hotman Paris tidak usah bawa-bawa nama Presiden, seolah nanti Presiden dilibatkan dalam penegakan hukum. Padahal Presiden dari awal sudah bilang dia berkomitmen untuk memberantas korupsi.” Ia menambahkan, “Presiden Prabowo tidak berkenan namanya dikaitkan dengan polemik hukum yang sedang berlangsung.” Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, juga mengkritik pernyataan Hotman Paris. Menurutnya, tidak ada aturan hukum yang mengharuskan penyidik meminta izin Presiden sebelum menetapkan seorang jaksa agung muda sebagai tersangka. Dengan demikian, kasus Febrie Adriansyah masih berlangsung dan menarik perhatian publik. Partai Gerindra dan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menilai pernyataan Hotman Paris tidak tepat dan meminta agar Presiden Prabowo tidak dikaitkan dengan proses hukum yang sedang berjalan. Mereka menyatakan bahwa Presiden Prabowo tidak pernah mengintervensi proses hukum, termasuk terhadap kader Partai Gerindra maupun pejabat pemerintah. Presiden Prabowo juga telah berulang kali menegaskan bahwa tidak akan melindungi siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Proses hukum ini masih berlangsung, dan kita harus menunggu hasilnya.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://wartakota.tribunnews.com/news/895737/gerindra-tegur-hotman-paris-minta-jangan-seret-nama-prabowo-di-kasus-febrie-adriansyah, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *