28 Juli 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Indonesia Harus Kontribusi Nyata Kesehatan Syariah untuk Umat, UMI dan LAKK MUI Tandatangani Perjanjian Strategis. Apa yang ditawarkan oleh kemitraan ini untuk meningkatkan kesehatan syariah di Indonesia?

Universitas Muhammadiyah (UMI) meningkatkan komitmen dalam membangun ekosistem kesehatan syariah yang terintegrasi. Hal ini terungkap dalam audiensi dan silaturahmi yang berlangsung secara daring antara pimpinan UMI dan jajaran Lembaga Advokasi dan Koordinasi Kesehatan Majelis Ulama Indonesia (LAKK MUI) pada Senin (27/7/2026). Prof. Dr. H. Hambali Thalib, Rektor UMI, menyatakan bahwa kesehatan syariah merupakan ruang kolaborasi strategis yang mempertemukan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, dan nilai-nilai Islam untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Momen Penentu di Menit Akhir

Audiensi dan silaturahmi tersebut dipimpin oleh delegasi LAKK MUI yang dipimpin oleh Dr. dr. H. Bayu Wahyudi, selaku ketua, didampingi Dr. H. Kiagus Muhammad Faisal, sebagai Wakil Ketua dan Nita Permata Hati, selaku Sekretaris. Dari pihak UMI hadir Wakil Rektor V Bidang Promosi dan Kerja Sama, Ir. Hj. Setyawati Yani, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UMI, Dr. dr. H. Nasrudin AM, beserta jajaran pimpinan Fakultas Kedokteran.

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Menurut Dr. Bayu Wahyudi, UMI memiliki kekuatan akademik dan ekosistem yang lengkap untuk menjadi salah satu pusat pengembangan kesehatan syariah di Indonesia. “UMI memiliki ekosistem yang lengkap, mulai dari kekuatan akademik, rumah sakit pendidikan, jejaring pelayanan kesehatan, hingga komitmen pimpinan universitas. Potensi ini sangat besar untuk dikembangkan menjadi model penguatan kesehatan syariah di tingkat nasional,” ujarnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Prof. Dr. H. Hambali Thalib menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut dia, kesehatan syariah harus menjadi kontribusi nyata Indonesia untuk umat. “Kesehatan syariah harus menjadi kontribusi nyata Indonesia untuk umat. Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk melahirkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan layanan kesehatan yang unggul, beretika, serta berorientasi pada kemaslahatan,” kata Prof. Hambali.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Lebih lanjut, Prof. Hambali berharap UMI dapat mengambil peran strategis dalam menghadirkan ekosistem kesehatan syariah yang memberi manfaat, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia Islam. “Kami berharap melalui kolaborasi dengan LAKK MUI, UMI dapat mengambil peran strategis dalam menghadirkan ekosistem kesehatan syariah yang memberi manfaat, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia Islam,” ujarnya.

Tujuan yang Jelas

Salah satu agenda utama kerja sama antara UMI dan LAKK MUI adalah pembentukan Pusat Studi Kesehatan Syariah UMI sebagai pusat pengembangan pendidikan, riset, pelatihan, inovasi, dan kolaborasi nasional. “UMI telah mengembangkan berbagai kajian kesehatan Islam, termasuk Prophetic Medicine (Thibbun Nabawi). Bersama LAKK MUI, kami ingin mengintegrasikan kekuatan akademik, riset, dan pengabdian dalam satu ekosistem yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Ir. Hj. Setyawati Yani, Wakil Rektor V UMI.

Implementasi yang Konsisten

Fondasi pengembangan kesehatan syariah di UMI telah dibangun sejak tahun 2012 melalui berbagai riset Prophetic Medicine (Thibbun Nabawi). “Kami telah mengembangkan berbagai kajian kesehatan Islam, termasuk Prophetic Medicine (Thibbun Nabawi). Kami berharap melalui kolaborasi dengan LAKK MUI, UMI dapat mengambil peran strategis dalam menghadirkan ekosistem kesehatan syariah yang memberi manfaat, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia Islam,” ujarnya Dr. dr. H. Nasrudin AM, Dekan Fakultas Kedokteran UMI.

Kesimpulan

Dengan demikian, UMI dan LAKK MUI berkomitmen untuk membangun ekosistem kesehatan syariah yang terintegrasi dan memberi manfaat bagi masyarakat. “Kami berharap melalui kolaborasi ini, UMI dapat mengambil peran strategis dalam menghadirkan ekosistem kesehatan syariah yang memberi manfaat, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi dunia Islam,” ujarnya Prof. Dr. H. Hambali Thalib.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/kampus/1845481/prof-hambali-thalib-kesehatan-syariah-harus-menjadi-kontribusi-nyata-indonesia-untuk-umat, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *