4 Agustus 2026
featured_image

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia
Rektor Itera Desak Hilirisasi Kekayaan Hayati Jadi Produk Farmasi untuk Rebut Kemandirian Obat. Apa yang membuat Indonesia kaya akan potensi alam, tetapi masih terbatas dalam mengembangkannya?

Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. H. Elfahmi, M.Si, meminta pengukuhan riset dan hilirisasi kekayaan hayati menjadi produk farmasi untuk memenangkan kemandirian obat.

Momen Penentu di Menit Akhir

Kondisi ini dinilai sangat penting bagi Indonesia dalam meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional. Prof. Dr. H. Elfahmi, M.Si, menekankan bahwa potensi kekayaan hayati Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan untuk menghasilkan produk farmasi bernilai ekonomi tinggi. “Indonesia memiliki biodiversitas terbesar di dunia, namun eksplorasinya masih sangat terbatas,” ujarnya dalam siniar bertema ‘Menilai Potensi Hilirisasi Industri Farmasi di Lampung’ di Studio Tribun Lampung, pada Rabu (29/7/2026).

Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda

Elfahmi menjelaskan bahwa mayoritas obat modern saat ini merupakan hasil sintesis kimia, namun sebagian besar formulasi awalnya berakar dari penemuan bahan alam. Ia mencontohkan tanaman tapak dara yang menghasilkan senyawa vincristine dan vinblastine sebagai salah satu komponen utama obat pembasmi sel kanker. “Meskipun berasal dari tanaman, karena yang digunakan adalah senyawa murninya, maka tidak lagi dikategorikan sebagai obat herbal, melainkan obat,” terangnya.

Apa Artinya Ini ke Depan?

Elfahmi berharap konsistensi riset dan integrasi hilirisasi dari perguruan tinggi bersama pemangku kepentingan mampu mengubah keanekaragaman hayati Indonesia menjadi karya inovasi farmasi bernilai tinggi yang diakui dunia dan bermanfaat luas bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa langkah ini sangat vital untuk memperkuat kemandirian industri farmasi nasional sekaligus menghadirkan inovasi kesehatan berbasis bahan alam.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Kondisi ini menunjukkan bahwa Indonesia masih perlu meningkatkan kemampuan dan kemandirian dalam mengembangkan produk farmasi. Namun, dengan pengukuhan riset dan hilirisasi kekayaan hayati, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional dan menghadirkan inovasi kesehatan berbasis bahan alam.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://lampung.tribunnews.com/lampung/1214884/rebut-kemandirian-obat-rektor-itera-desak-hilirisasi-kekayaan-hayati-jadi-produk-farmasi, without altering the facts of the original article.

Cara Kerja di Malaysia untuk WNI: Syarat, Gaji, Visa, dan Peluang Karier Lengkap

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Cara Menghadapi Perubahan Posisi dan Tanggung Jawab Baru

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Pentingnya Memiliki Portofolio Digital Dibandingkan Sekadar CV

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Masih Sekolah atau Kuliah

Kompetitif
Full Time Entry
Perusahaan Terpercaya ✅ 📍 Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *