Cara Memulai Bisnis Digital dengan Modal Kecil Sebagai Reseller Digital
KompetitifWarga Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kondisi jalan provinsi yang rusak parah. Lima anggota DPRD Sulawesi Selatan meninjau kondisi jalan tersebut dan mendengar keluhan warga.
Momen Penentu di Menit Akhir
Kalimat itu disampaikan Hj Rosmawati, warga Desa Lautang, di hadapan lima anggota DPRD Sulawesi Selatan saat meninjau kondisi jalan provinsi yang rusak, Jumat (17/7/2026). Lima anggota DPRD Sulsel yaitu Sufriadi Arif, Suriadi Bohari, Sultan Tajang, Anarchie Arus Bakti, dan Andi Ayoga Fadel Akbar. Hadir pula perwakilan Dinas Bina Marga Sulsel, kontraktor PT Nindya Karya, unsur Forkopimcam Belawa, pemerintah desa, serta anggota DPRD Kabupaten Wajo.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Fakta dan kronologi kejadian berdasarkan referensi adalah sebagai berikut: – Hj Rosmawati mengaku sudah bertahun-tahun merasakan sulitnya melintasi ruas jalan AnabanuaâMalake yang kondisinya rusak parah. – Saat musim hujan, jalan berlumpur dan licin sehingga membahayakan pengendara. – “Kalau hujan parah sekali kerusakannya. Biasanya saya dibonceng naik ojek oleh anak-anak muda,” ujarnya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Ia berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan segera memperbaiki jalan tersebut agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. Ruas jalan AnabanuaâMalake yang melintasi Desa Lautang sebelumnya masuk dalam Paket 4 Multi Year Project (MYP) 2022â2027. Proyek tersebut dianggarkan sebesar Rp53,3 miliar dengan total panjang penanganan 28,6 kilometer. Namun, pengerjaan belum menjangkau wilayah Desa Lautang karena keterbatasan anggaran.
Mengapa Jalan Desa Lautang Belum Diperbaiki?
Warga lainnya, Sudirman, mengaku kekecewaan masyarakat memuncak hingga melakukan aksi menanam pohon pisang di jalan rusak sebagai bentuk protes. “Awalnya kami mendapat informasi Desa Lautang masuk dalam Paket 4 MYP. Tetapi kenyataannya jalan di desa kami tidak dikerjakan,” katanya. Masyarakat merasa dianaktirikan karena jalan di wilayah mereka belum tersentuh pembangunan. “Kami merasa seperti anak tiri. Sudah puluhan tahun jalan ini tidak mendapat perhatian,” ujarnya.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan harus segera memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah di Desa Lautang. Masyarakat mengharapkan jalan yang aman dan nyaman untuk beraktivitas. Pemerintah harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan mengalokasikan anggaran yang cukup untuk memperbaiki jalan tersebut. Dengan demikian, masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://makassar.tribunnews.com/wajo/1844496/curhat-warga-lautang-jalan-provinsi-rusak-parah-saya-sudah-10-kali-jatuh-lewati-jalan-ini-pak, without altering the facts of the original article.