**Sekolah Tapal Batas Nunukan Kaltara, Suraidah Sulap Gudang Sembako Jadi Kelas** Sekolah Tapal Batas, sebuah institusi pendidikan yang terletak di tepi garis perbatasan Indonesia-Malaysia, di Desa Sungai Limau, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Sekolah ini didirikan oleh Suraidah, seorang bidan yang memiliki tekad untuk membantu anak-anak pekerja migran Indonesia yang tidak memiliki akses pendidikan. **Momen Penentu di Menit Akhir** Perjalanan sekolah ini dimulai pada tahun 2012, ketika Suraidah menemukan gudang sembako yang tidak lagi digunakan milik seorang warga di Kecamatan Sebatik Tengah. Ia kemudian mengumpulkan anak-anak untuk belajar dan membuka pendidikan anak usia dini (PAUD) di tempat tersebut. Suraidah sangat tercengang ketika mengetahui bahwa salah seorang siswanya berasal dari sebuah desa di wilayah Malaysia. Anak tersebut harus berjalan kaki selama berjam-jam melewati perkebunan sawit untuk mengikuti kegiatan belajar. Hal ini membuat Suraidah menyadari bahwa banyak anak-anak pekerja migran Indonesia yang tidak sekolah dan masih buta huruf karena di wilayah Sebatik, Malaysia, tidak ada sekolah khusus bagi WNI. **Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda** Suraidah kemudian memantapkan tekad untuk mewakafkan dirinya membimbing anak-anak agar dapat mengenyam pendidikan. Ia menawarkan diri kepada para orangtua untuk mengasuh, sekaligus mendidik anak-anak mereka selama hari sekolah, tanpa memungut biaya. Suraidah juga berkoordinasi dengan para mandor perkebunan sawit di wilayah tersebut untuk membantu anak-anaknya. Anak-anak belajar dan tinggal di asrama setiap Senin hingga Jumat, dan pada akhir pekan, para orangtua menjemput anak mereka untuk pulang. **Apa Artinya Ini ke Depan?** Dalam menjalankan kegiatan belajar, Suraidah dibantu oleh dua orang pengajar. Perjuangan Suraidah tidak berhenti di sana, ia khawatir anak-anak didiknya tidak dapat melanjutkan pendidikan setelah menyelesaikan PAUD. Oleh karena itu, Suraidah mendirikan madrasah ibtidaiyah (MI) dan memperoleh izin operasional dari Kementerian Agama. Sekolah PAUD dan MI yang didirikan Suraidah di bawah naungan Yayasan Ar Rasyid dihibahkan kepada Kementerian Agama pada tahun 2023. **Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh** Sekolah Tapal Batas Nunukan Kaltara telah menjadi contoh inspiratif bagi masyarakat di sekitar. Dengan dedikasi dan kerja keras Suraidah, sekolah ini telah membantu banyak anak-anak pekerja migran Indonesia untuk mengenyam pendidikan dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik. Namun, perjalanan ini masih belum berakhir, dan masih banyak sekolah seperti ini yang perlu dibangun untuk membantu anak-anak yang tidak memiliki akses pendidikan.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://banjarmasin.tribunnews.com/news/1369795/sekolah-tapal-batas-di-tengah-hutan-nunukan-kaltarasuraidah-sulap-gudang-sembako-jadi-kelas, without altering the facts of the original article.