Momen Penentu di Menit Akhir
Langsung ke inti berita, Shakhtar Donetsk, juara bertahan Liga Ukraina, tengah mengincar Stamford Bridge sebagai kandang mereka khusus di Liga Champions musim ini. Menurut laporan, negosiasi antara kedua pihak tengah berjalan. Shakhtar tidak bisa memakai kandang mereka, yakni Donbas Arena, sejak 2014 karena wilayah Donetsk masuk dalam area yang dicaplok Rusia. Mereka lalu memainkan laga domestik di Kyiv dan Lviv.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Fakta pertama, Shakhtar tidak bisa memakai kandang mereka sejak 2014 karena wilayah Donetsk dimasuki Rusia. Fakta kedua, mereka memainkan laga domestik di Kyiv dan Lviv. Fakta ketiga, mereka terpaksa berkandang di negeri tetangga seperti Jerman, Slovenia, hingga Polandia.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Dengan tidak memiliki kandang utama, Shakhtar mengalami kesulitan dalam menandingi tim-tim kuat di kompetisi Eropa. Keinginan mereka untuk bermarkas di London tak didasari oleh motif komersial, melainkan untuk memudahkan mereka berkomunikasi dengan diaspora Ukraina di Inggris. Sekitar 100 ribu diaspora Ukraina tercatat tinggal di Inggris, 32 ribu di antaranya berbasis di London. Shakhtar juga memiliki hubungan baik dengan Chelsea, terutama sejak kepindahan Mykhailo Mudryk pada 2023. Lalu ada pula laga amal untuk Ukraina yang digelar di Stamford Bridge tiga tahun silam.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Shakhtar tidak bisa langsung memakai Stamford Bridge sebagai kandang mereka. Mereka harus mendapatkan persetujuan dari UEFA dan otoritas lokal. Oleh karena itu, mereka harus menunggu keputusan dari kedua pihak tersebut. Namun, jika mereka berhasil mendapatkan izin, mereka akan menjadi tim pertama dari Liga Ukraina yang bermain di kandang Chelsea di Liga Champions.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://sport.detik.com/sepakbola/uefa/d-8619408/stamford-bridge-jadi-kandang-shakhtar-di-ucl-musim-ini, without altering the facts of the original article.